Sabtu, 26 Mei 2012
Gorontalo: Gaji PNS Dipotong Untuk Warga Miskin
Selasa, 21 September 2010 05:24
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 21/9 (SIGAP) - Gaji para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Kota Gorontalo dipotong setiap bulannya guna dibagikan pada warga miskin di daerah itu.

Pemotongan gaji tersebut mutlak di berlakukan bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil melalui Badan Amal Zakat Daerah (Bazda) Kota Gorontalo.

Menurut Ketua Bazda Kota Gorontalo, Ramli Djafar mengatakan bahwa setiap umat yang beragama wajib menyisihkan penghasilannya untuk kepentingan banyak orang.

"Terutama bagi warga miskin yang kehidupannya selalu serba kekurangan," kata Ramli, Senin (2/9).

Ramli menjelaskan, sesuai dengan kesepakatan yang telah di buat, gaji PNS di daerah Kota Gorontalo dipotong sebanyak 2/5% dari 1/3% perbulan.

"Hal itu tidak memberatkan dan saya rasa cukup adil untuk semua," kata Ramli.

Ditambahkan, dengan potongan gaji tersebut maka secara tidak langsung para PNS telah ikut membantu perekonomian warga miskin.

Ramli mengatakan, melalui Bazda yang di kelolanya, gaji PNS yang dipotong tersebut di salurkan untuk santunan konsumtif serta bantuan pemberdayaan bagi warga miskin.

"Mereka yang benar-benar miskin kita berikan modal dan pelatihan untuk menjadi usahawan baru," kata Ramli.

Selain itu, anak-anak terlantar dan yang tidak tinggal dipanti asuhan pun dalam setiap tahun mendapat santunan.

Secara umum, Kota Gorontalo terletak diantara wilayah Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Teluk Tomini memiliki luas wilayah 64,79 Km2 atau 0,53% dari luas wilayah Provinsi Gorontalo yang terbagi atas 6 Kecamatan dan 49 Kelurahan.

Jumlah penduduk Kota Gorontalo setiap tahun mengalami perubahan, dari tahun 2004 sejumlah 148.08 jiwa dengan luas wilayah 64.79 sehingga kepadatan penduduk menjadi 2.286.

Pada tahun 2005 berjumlah 156.39 jiwa dengan kepadatan penduduk 2.414. Pada tahun 2006 jumlah penduduk berjumlah 158.36 dengan kepadatan penduduk di Kota Gorontalo sebesar 2.444. Pada tahun 2007 jumlah penduduk di Kota Gorontalo sebesar 162.325 dengan kepadatan penduduk 2.505.

Sedangkan  pada tahun 2008 jumlah penduduk Kota Gorontalo naik sebesar 165.175 dengan kepadatan penduduk mencapai 2.549.

Perkembangan ekonomi dalam kurun waktu 4-5 tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal ini ditandai dengan semakin membaiknya indikator  pertumbuhan ekonomi dimana pada tahun 2003 sebesar 5,78% naik menjadi 6,35% pada tahun 2004,  tahun 2005 sebesar 6,73 %, dan tahun 2006 sebesar 7,06 %, tahun 2007 sebesar 7,36% dan tahun 2008 sebesar 7,41%.

Pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo diikuti juga oleh peningkatan pendapatan perkapita   masyarakat. Pendapatan perkapita masyarakat pada tahun 2005 sebesar     Rp. 4.388.464,84,-, tahun 2006 sebesar Rp. 5.349.998,79, tahun 2007 sebesar Rp. 6.039.447,07 dan tahun 2008 meningkat sebesar Rp. 7.030.812,47.
Adapun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Gorontalo tahun 2008 sebesar 72,12% naik dari tahun 2007 yang hanya 71,64%. (rusman/ant)


 

Arsip Berita