Sabtu, 26 Mei 2012
Gubernur Jabar Akan Lakukan Optimalisasi Data Sensus
Selasa, 21 September 2010 04:57
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 21/9 (SIGAP) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan akan melakukan optimalisasi data hasil Sensus Penduduk 2010 di Jawa Barat yang dilakukan Mei lalu.

Optimalisasi tersebut, menurut Gubernur di Bandung, Senin (20/9), ditujukan guna mengantisipasi pembangunan yang tidak tepat sasaran sehingga menghambat laju pembangunan di Jawa Barat.

"Sensus kemarin merupakan data awal secara global, yang akan dioptimalisasi untuk diselaraskan dengan pembangunan di Jabar," kata Gubernur.

Dirinya mengatakan, langkah itu sebagai respons terhadap masyarakat agar tidak perlu membuat proposal permintaan bantuan keuangan terkait pembangunan di Jabar.

"Masyarakat tidak perlu repot-repot membuat proposal bantuan keuangan. Bagi masyarakat yang tidak meminta bantuan, namun namanya tercantum dalam data base Pemprov Jabar dan layak dibantu, sesegera mungkin akan dibantu," ujar Gubernur.

Bahkan Gubernur berharap pembuatan data base keadaan masyarakat melibatkan DPRD, karena para anggotanya memiliki konstituen cukup banyak.

Seperti diketahui bulan Mei lalu BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia telah mengadakan Sensus penduduk guna mengetahui jumlah penduduk, tingkat ekonomi, sex ratio dan lainnya.  Hasil sensus yang dilakukan BPS itu diinformasikan, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237.556.363 orang. Dengan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 119.507.580 dan penduduk perempuan sebanyak 118.048.783.

Berdasarkan hasil sensus itu, Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama dalam jumlah penduduk sebanyak 43.021.826 jiwa,diikuti dengan Provinsi Jawa Timur sebanyak 37.476.011 jiwa dan Provinsi Jawa Tengah sebanyak 32.380.687 jiwa.

Sementara itu, Provinsi Sumatera berada pada posisi keempat dalam jumlah penduduk, yakni 12.985.075 jiwa dan kemudian Banten sebanyak 10.644.030 jiwa. (rusman/ant)


 

Arsip Berita