Sabtu, 26 Mei 2012
Lalulintas Palu Banggai Kembali Lancar Pasca Gempa
Senin, 10 Mei 2010 07:27
AddThis Social Bookmark Button

 

Palu, 10/5 (ANTARA) - Jalur perhubungan darat lintas kabupaten dalam provinsi yang menghubungkan Kota Palu ibukota Provinsi Sulteng, dengan Kabupaten Banggai, Senin kembali lancar setelah sebelumnya sempat putus akibat gempa 5,8 scala richter (SR) yang mengguncang Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.
"Sekarang sudah bisa tembus. Tadi kami sudah berangkatkan penumpang dari Palu ke Banggai. Dari Banggai ke Palu juga sudah lancar," kata Baco, petugas Perusahaan Otobus Tiga Berlian di Palu, Senin.

Gempa tektonik 5,8 SR pada Sabtu sore mengakibatkan jalan dan jembatan di beberapa titik rusak, salah satunya di Desa Toima Kecamatan Bunta. Kerusahakan itu mengakibatkan jalur transportasi putus.

Menurut Baco, beberapa mobil yang berangkat dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai terpaksa kembali.

Mobil dari Banggai umumnya berangkat pukul 11.00 - 12.00 Wita. Sementara jarak antara Luwuk di titik kerusakan sekitar 100 kilometer arah barat. Jarak Palu-Banggai yakni 625 kilometer.

Menurut anggota Komisi III DPRD Sulteng, Ramli Mbani, dirinya mendapat informasi jalan putus tersebut pada Sabtu malam. Saat itu menurut dia, jalan tidak bisa dilalui sehingga sebagian ikan yang dijual ke Palu terpaksa diangkut melalui laut.

"Ikan dari Pagimana yang mau dijual di Palu akhirnya diangkut lewat laut ke Bunta," kata Ramli Mbani menirukan keterangan masyarakat setempat.

Pagimana merupakan salah satu kecamatan penghasil ikan segar di Banggai. Sebagian dari hasil tangkapan nelayan di wilayah ini dijual ke Palu.

Menurut Ramli, hasil konfirmasi ke Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulteng menyebutkan, Dinas PU telah memperbaiki jalan tersebut sehingga sudah normal kembali.

"Sampai sekarang kami juga belum tahu pasti tingkat kerusakannya," kata Ramli.

Gempa pada Sabtu berada pada titik koordinat 0.80 Lintang Selatan, 122.41 Bujur Timur atau 27 kilometer arah timur Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, dan 45 kilometer barat laut Luwuk, serta 92 kilometer arah timur Ampana, ibukota Kabupaten Tojo Unauna.

Sejauh ini belum diperoleh keterangan resmi dari pemerintah terkait tingkat kerusakan dan kerugian materi akibat gempa bumi tersebut. (T.A055) (T.A055/B/A033/A033) 10-05-2010 13:33:47 NNNN

 

 

Arsip Berita