Sabtu, 26 Mei 2012
PT KAI Luncurkan Kereta Api Ramah Lingkungan
Senin, 13 September 2010 01:44
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 13/9 (SIGAP) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan kereta baru dengan fasilitas WC atau toilet yang ramah lingkungan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan, di Jakarta, Minggu (12/9) mengatakan, toilet ramah lingkungan tersebut berada pada KA Argo Lawu jurusan Jakarta-Solo yang berangkat pada pukul 21.05 WIB.

"PT KA selalu berusaha memperbaiki mutu pelayanan tidak hanya kepada penumpang tetapi juga kepada lingkungan sesuai dengan misi kereta api yakni untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi kelestarian lingkungan," ujarnya.

Ignasius mengharapkan semua rangkaian dan layanan kereta api di masa mendatang dapat menggunakan toilet ramah lingkungan ini.

"Kedepannya nanti diharapkan semua toilet yang ada di kereta api akan diganti dengan sistem seperti ini yang ramah lingkungan," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, toilet tersebut memiliki bak penampungan sehingga kotoran tidak langsung jatuh ke jalan rel.

Kemudian, dalam bak tersebut diisi air yang dicampur dengan bahan mikroba sebagai bahan penghancur dan penetralisir kotoran sehingga kotoran yang dibuang akan berbentuk air yang tidak mencemarkan lingkunagn.

"Agar toilet berfungsi maksimal maka bak penampungan akan diganti setiap tiga bulan sekali," ujarnya.

Sedangkan KA Argo Lawu tersebut disamping menggunakan fasilitas toilet ramah lingkungan, juga menggunakan rangkaian KA baru produksi PT INKA sebanyak delapan kereta penumpang dan satu kereta makan.

Menurut rencana, KA baru ini selanjutnya akan digunakan sebagai KA eksekutif Argo Dwipangga jurusan Jakarta-Solo.

Sebelumnya, pada Jumat (3/9) PT KAI juga meluncurkan rangkaian Kereta Api (KA) kelas Ekonomi AC produksi dalam negeri di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

KA kelas Ekonomi AC itu bernama Bogowonto melayani rute Senen (Jakarta) menuju Kutoharjo (Jawa Tengah).

KA Bogowonto merupakan hasil rancangan industri dalam negeri sendiri yaitu PT INKA dengan jumlah kapasitas penumpang adalah 80 orang.

Kereta tersebut juga dirancang untuk kecepatan operasional 100 kilometer per jam serta umur teknis yang tidak kurang dari 25 tahun.

Selain bahan dan komponen lokal mengacu pada Standar Industri Indonesia (SII) atau Standar Nasional Indonesia (SNI), rangkaian KA Bogowonto juga dilengkapi dengan generator listrik sebanyak 2x250 KVA yang dipergunakan untuk suplai listrik rangkaian kereta api.

Seperti ditulis Antara, ditingkat manajemen, guna peningkatan pelayanan, PT. Kereta Api Indonesia, secara resmi mengimplementasikan solusi SAP ERP (Enterprise Resource Planning). Untuk meningkatkan kinerja dan mempermudah sistem pelaporan di berbagai unit kerja di Kantor Pusat, Daerah Operasi, serta Divisi Regional, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) bekerjasama dengan PT. Telkom Indonesia memulai pengaplikasian program yang berbasis teknologi informasi.

Program SAP ini implementasinya dimulai pada tanggal 1 Juni 2010, dari hal teknis hingga yang terkait masalah sumber daya manusia untuk mengoperasikan program. Rencananya tanggal 1 Januari 2011, Sistem SAP ERP akan go-live.

Dengan adanya penerapan SAP ERP, akan menciptakan sebuah platform tunggal yang terinterkoneksi dengan keuangan, sumber daya manusia, dan kegiatan operasional PT. KAI lainnya.

Diharapkan, perusahaan dapat melakukan proses terhadap berbagai hal secara tepat waktu, dan meningkatkan kontrol manajemen. Tidak lain hal ini dilakukan bertujuan agar PT. KAI selalu bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa kereta api.  (wa prasetya/ant)



 

Arsip Berita