Sabtu, 26 Mei 2012
Gempa Yogyakarta Timbulkan Kepanikan Warga
Senin, 13 September 2010 01:20
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 13/9 (SIGAP) - Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,0 skala Richter yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Minggu pukul 23.38 WIB, menimbulkan kepanikan sebagian warga daerah ini.

"Dari laporan yang kami terima, selain dirasakan warga Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul, gempa yang pusatnya di posisi 23 kilometer tenggara Bantul itu, juga dirasakan sebagian warga Klaten dan Sukoharjo (Jawa Tengah)," kata petugas Observasi Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Sidik Pramono, Senin dini hari.

Menurut Sidik, sampai sekarang belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. "Namun, gempa ini menimbulkan kepanikan sebagian warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya.

Dirinya menyebutkan pusat gempa berada di koordinat 8.10 Lintang Selatan (LS) - 110.37 Bujur Timur (BT), atau 23 kilometer tenggara Bantul, DIY.

Sementara itu, staf Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta David, di Yogyakarta, mengatakan, pusat gempa berada di pantai dengan kedalaman 10 kilometer.

Erick Ridzky, Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Dan Bantuan Sosial menyebutkan, meski tidak berpotensi Tsunami, dengan kejadian gempa kali kedua selama satu bulan terakhir, penting bagi pemerintah daerah untuk memperhatikan seruan presiden, terutamanya untuk melakukan kajian geofisika guna upaya pengurangan resiko bencana.

" Salahsatunya adalah mikrozonasi, untuk melihat kharakter batuan dasarnya. Kita tahu ditemukannya patahan baru, yang berimplikasi pada analisa batuan kapur daerah gunung kidul yang berbahaya bagi bangunan," pungkasnya. (wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita