Sabtu, 26 Mei 2012
Tangsel Bangun Waduk Resapan Terkendala Pembebasan Lahan
Minggu, 12 September 2010 09:44
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 12/9 (SIGAP) - Rencana Dinas Bina Marga dan Pengairan Tangerang Selatan, Banten, membuat waduk resapan di tiga wilayah terganjal dengan pembebasan lahan.

Kepala Bidang Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan Tangerang Selatan (Tangsel) Djudianto di Tangerang, Minggu, mengatakan hingga saat ini tim yang dibentuk untuk membebaskan lahan belum memberikan kepastian tentang penggunaan lahan tersebut.

Pasalnya, tim yang juga bergabung dengan bidang pertanahan masih melakukan tawar menawar dengan warga serta pengembangan perumahan selaku pemilik tanah.

"Hingga saat ini masih proses tawar menawar. Karena belum ada kesepakatan harga," kata Djudianto.

Padahal, lanjut Djudianto, penggunaan lahan untuk pembuatan waduk resapan sudah sangat mendesak. Karena bila tidak segera dibuatkan, maka sejumlah pemukiman warga akan terkena banjir saat musim penghujan.

Oleh karena itu, sebagai langkah percepatan, Djudianto mengungkapkan, sudah mengirim surat kepada wali kota untuk dibantu penyelesaian pembebasan lahan.

Sehingga, proses tawar menawar yang saat ini tidak menemui kesepakatan bisa terselesaikan dan segera dibangun waduk resapan.

"Kita sudah kirim surat kepada wali kota untuk dibantu menyelesaikan masalah yang ada," katanya menambahkan.

Diberitakan media indonesia, pembuatan waduk resapan sendiri secara keseluruhan direncanakan akan dibangun di 3 lokasi,  Pondok Kacang Timur, Kampung Sawah dan Bukit Pamulang Indah.

Waduk resapan tersebut memiliki kedalaman 30 meter dengan luas waduk sekitar 5.000 meter persegi dan luas waduk inti 2.500 meter persegi. Sehingga nantinya air yang berasal pemukiman warga serta aliran kali yang meluap dapat tertampung di waduk resapan tersebut.

Dinas Bina Marga dan Pengairan Tangerang Selatan, Banten, akan membangun tiga waduk resapan untuk menanggulangi banjir di sejumlah pemukiman warga. Ketiga waduk resapan tersebut rencananya akan dibangun di Pondok Kacang Timur, Kampung Sawah dan Bukit Pamulang Indah.

"Kita sudah rencanakan untuk membangun tiga waduk resapan di tiga wilayah," kata Kepala Bidang Pengairan Tangerang Selatan, Djudianto, di Tangerang, Sabtu (4/9)

Djudianto mengungkapkan, waduk resapan tersebut memiliki kedalaman 30 meter dengan luas waduk sebesar 5 ribu meter persegi dan luas waduk inti 2500 meter persegi. Sehingga, nantinya air yang berasal pemukiman warga serta aliran kali yang meluap, dapat tertampung di waduk resapan tersebut.

Pasalnya, kata Djudianto, saat ini keadaan hilir kali dan sungai di Tangerang Selatan sudah sangat kecil. Sehingga, bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, sering kali menyebabkan luapan air dan menyebabkan banjir.

Namun, dengan adanya waduk resapan, maka volume air akan dapat tertanggulangi. Selain itu, program yang disebut dengan Ground Water Recharge tersebut, dapat membantu penyedotan air saat musim kemarau.

"Waduk resapan akan menyimpan air yang cukup banyak. Sehingga, saat kemarau, tidak terjadi kekeringan yang begitu siginifikan karena adanya cadangan air yang berasal dari waduk resapan," katanya. (wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita