Sabtu, 26 Mei 2012
Bengkulu: Pedagang Kaki Lima Padati Pusat Kota
Jumat, 10 September 2010 03:39
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 10/9 (SIGAP) - Puluhan pedagang kaki lima dan warga Bengkulu pada malam takbiran terlihat memadati pusat kota Bengkulu di jalan Soeprapto.

Pantauan ANTARA pada Kamis malam para pedagang kaki lima menggelar dagangannya di setiap sudut kawasan Soeprapto bahkan hingga memasuki badan jalan. Kehadiran pedagang kaki lima yang berjualan barang-barang dengan harga miring tersebut disambut pembeli dengan beragam usia sehingga suasana pusat kota tersebut semakin hiruk pikuk dan padat.

Minto (37), seorang penjual sandal mengatakan sengaja berjualan di daerah itu untuk mencari rezeki menjelang Idul Fitri 1431 Hijriyah. Minto mengaku biasanya bisa meraup keuntungan yang lumayan dengan berjualan sandal di emperan toko kawasan Soeprapto.

"Menjelang Lebaran saya bisa meraih keuntungan hingga tiga kali lipat terutama pada malam takbiran," katanya. Dirinya mengatakan barang-barang dagangannya tersebut diperoleh dari distributor di Pulau Jawa dan memanfaatkan malam takbiran untuk meraup keuntungan.

Hal senada juga disampaikan Romi, seorang pedagang kaos oblong. Romi mengatakan, melonjaknya jumlah pembeli pada malam takbiran membuat keuntungannya berlipat-lipat. Sementara itu Ezi (18), seorang pembeli di kawasan Soeprapto mengatakan ia datang dari Kabupaten Bengkulu Utara dan sengaja ke sana untuk membeli perlengkapan Lebaran seperti pakaian dan sandal.

"Saya lebih suka berbelanja di sini menjelang Lebaran karena harganya murah apalagi pada malam takbiran," katanya.

Sementara itu polisi pengaman terlihat sibuk mengatur lalu lintas kendaraan yang padat. Jika ada kendaraan yang parkir sembarangan langsung mendapat teguran dari mereka.

Di Jakarta

Di ibukota Jakarta, sekitar pukul 20.00 WIB pintu masuk Monas di depan bundaran indosat dipadati oleh para pengendara sepeda motor, pedagang kaki lima dan rombongan warga yang menggunakan mobil pribadi maupun sewaan seperti mobil angkot.

Hujan rintik - rintik hal itu tak menyurutkan niat warga yang ingin merayakan malam takbiran, hal ini terlihat dari semakin banyaknya jumlah kendaraan yang terus berdatangan ke area parkir Monas. Selain murah, adanya atraksi kembang api di dalam kawasan Monas menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Jakarta untuk berkunjung ke monas di malam takbiran.

Di jalan Jenderal Sudirman - MH Thamrin juga dipadati warga yang ingin merayakan malam takbiran, begitu pula di kawasan jalan Medan Merdeka Selatan menuju ke arah kedutaan besar AS juga diramaikan oleh suara bedug dan gema takbir serta terompet yang dibawa warga menggunakan kendaraan arak arakan dan sewaan. Polisi mengatur lalu lintas seperti di kawasan jalan medan merdeka barat dan selatan, dukuh atas, dan bundaran hotel Indonesia. (wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita