Sabtu, 26 Mei 2012
Puluhan Ribu Pengungsi Sinabung Masih Di Penampungan
Rabu, 08 September 2010 03:01
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/9 (SIGAP) - Puluhan ribu pengungsi akibat meletusnya Gunung Sinabung di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara, hingga Selasa (7/9) masih tetap berada di lokasi penampungan, dan entah kapan mereka itu akan pulang ke kampung halamannya.

Kampung halaman dimaksud adalah desa tempat tinggal warga itu untuk mencari nafkah demi menghidupi anak dan keluarganya dengan bekerja sehari-hari sebagai petani sayur-sayuran, padi, jeruk, kopi dan lainnya.

Dalam catatan SIGAP, Gunung Sinabung pada Minggu (29/9) sekitar pukul 00.08 WIB meletus dan mengeluarkan asap tebal yang bercampur debu vulkanik dan partikel belerang yang sangat berbahaya bila terhirup oleh warga.

Bahkan, akibat berbahaya atau "ganasnya" debu vulkanik dan partikel belerang itu, ribuan hektare tanaman para petani yang berjarak di bawah radius 6 kilometer tertutup debu tersebut.

Debu vulkanik tersebut sangat panas, sehingga tanaman petani yang berada di lereng Gunung Sinabung itu, banyak yang mati dan rusak. Inilah sebabnya warga di beberapa Desa harus dievakuasi ke tempat yang aman.

Camat Kota Berastagi, Swingli Sitepu di Lokasi Penampungan Jambur Taras, Minggu (29/9) menyebutkan, diperkirakan lebih kurang 6.000 warga mengungsi di lokasi jambur itu, akibat meledaknya Gunung Sinabung tersebut.

Dirinya mengatakan, dipilihnya Jambur bagi tempat penginapan pengungsi, karena lokasi tersebut dinilai sangat tepat dan mudah untuk mengumpulkan warga.

Selain itu, Jambur tersebut juga cukup luas dan memiliki panjang 50 meter dan lebar mencapai 20 meter, dan mampu menampung warga sekitar 3.000 orang.

"Jambur ini membantu para pengungsi yang telah meninggalkan rumah mereka akibat terjadinya ledakan Gunung Sinabung yang memuntahkan debu vulkanik dan partikel belerang," katanya.

Menurut Camat Brastagi, pihaknya hanya menyediakan tempat bagi pengungsi yang berasal dari Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Tanah Karo. Sedangkan kecamatan yang terkena semburan larva atau paling dekat dengan Gunung Sinabung itu adalah Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Payung, Kecamatan Naman Tran dan Kecamatan Tiganderked.

Namun pengungsi yang ditampung di Jambur Taras ini, umumnya adalah warga dari Kecamatan Naman Teran yang terdiri dari 14 desa.

"Kita mulai kewalahan menerima pengungsi dari berbagai desa. Bupati Tanah Karo DD Sinulingga sudah mengunjungi para pengunggsi tersebut," kata Sitepu.

Ketika ditanya kapan pengungsi itu ditampung di Jambur Taras, Sitepu mengatakan, sejak Minggu (29/8) pukul 02.00 WIB. Para pengungsi itu juga sudah diberikan bantuan makanan berupa nasi bungkus, supermi, minuman mineral aqua, dan lainnya.

Sementara itu, di lokasi Jambur Taras juga didirikan dua tenda ukuran besar milik Dinas Sosial Tanah Karo, juga disiapkan tim kesehatan untuk memeriksa kesehatan para pengungsi yang dalam keadaan lemas dan kurang tidur.

Data pengungsi yang diperoleh dari Dinas Kominfo Kabupaten Karo di Posko Penanggulangan Bencana Gunung Sinabung di Kabanjahe, Senin (6/9) mencapai 23.825 pengungsi yang ditempatkan di 11 lokasi penampungan beberapa diantaranya, Jambur Lige (2.500 jiwa), Jambur Adil Makmur (2.655 jiwa),Jambur Tuah Lopati 1.434 jiwa), Jambur Sempakata (1.267 jiwa), Jabur Dalihan Natolu (1.293 jiwa) dan Jambur Pulungan (1.013 jiwa) dan lainnya.

Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo itu meletus Minggu, (29/8) sekitar pukul 00.08 WIB yang mengakibatkan ribuan warga yang tinggal di kaki gunung tersebut terpaksa mengungsi ke Kota Berastagi dan Kabanjahe.

Ledakan gunung berapi itu sempat mengeluarkan lava bewarna merah, kabut asap tebal bercampur debu vulkanik dan partikel belerang berwarna putih.

Kabut asap tersebut juga mengakibatkan perihnya mata warga dan mengganggu pandangan, serta menimbulkan batuk-batuk.

Daerah yang paling dekat dengan Gunung Sinabung itu adalah Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Payung, Kecamatan Naman Teran dan Kecamatan Tiganderked.

Gunung Sinabung itu memiliki ketinggian mencapai 2.640 meter diatas permukaan laut.Kordinat puncak Gunung Sinabung adalah 3 derajat 10 menit LU,98 derajat 23 menit BT.

Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Sumatera Utara.Jaraknya sekitar 25 Km arah Selatan Kota Kabanjahe.

Gunung Sinabung ini sekitar lebih kurang 110 Km arah barat Kota Medan. (wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita