Sabtu, 26 Mei 2012
Wagub Papua: Persediaan Pangan Cukup Hingga Lebaran
Selasa, 07 September 2010 18:43
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 7/9 (SIGAP) - Persediaan berbagai bahan pangan seperti beras, daging, tepung terigu dan gula relatif mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Jayapura, Papua hingga Lebaran.

"Dari sisi pasokan, ketersediaan pangan hingga Lebaran nanti tak ada masalah karena stok beras, daging, tepung terigu dan gula mencukupi, bahkan sampai akhir tahun ini," kata Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Alex Hesegem, di Jayapura, Selasa (7/9).

Untuk menjawab kesiapan masyarakat dalam menghadapi Lebaran 2010, Alex mengatakan, stok beras di Gudang Dolog Jayapura hingga saat ini mencapai 500 ton.

"Jika dilihat dari jumlah stok yang dimiliki Dolog, saya yakin akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi lebaran," katanya.

Dirinya menjelaskan, stok beras di tingkat pedagang dan distributor pun masih mencukupi.

"Saya hanya tahu secara pasti untuk stok beras. Namun stok yang lain (daging, tepung terigu dan gula, red) kami yakini juga tidak ada persoalan. Pihak-pihak terkait jangan khawatir, soal ketahanan pangan di Jayapura. Tidak ada masalah," ujarnya.

Namun, Wagub menegaskan, pihak terkait harus siap mengantisipasi kemungkinan terjadi gangguan distribusi bahan makanan selama Ramadhan hingga Lebaran supaya tidak mengakibatkan gejolak harga di pasaran setempat.

"Jadi yang harus dipantau adalah masalah distribusi dan harga," tandasnya.

Hingga saat ini, katanya, harga bahan pangan di pasar tradisional dan swalayan-swalayan setempat masih relatif normal.

"Kalau ada kenaikan pun masih dalam batas toleransi," katanya.

Ketika disinggung mengenai masalah keamanan, Alex Hesegem mengingatkan kepada pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi tindak kejahatan menjelang Lebaran.

"Dalam hal ini peran serta masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban sangat diperlukan. Silakan masyarakat menginformasikan dengan cepat segala gangguan di lingkungannya," kata Alex Hesegem.

Kesiapan BI

Pimpinan Bank Indonesia (BI) Jayapura, Papua, Leo Tandiarrang mengatakan, menghadapi Lebaran 2010, pihaknya telah mempersiapkan uang tunai sebesar Rp1,032 triliun.

"Selain itu, kita juga masih ada saldo kas titipan di Sorong, Timika, Biak dan Merauke sebesar Rp435,5 miliar," katanya di Jayapura, Senin.

Leo Tandiarrang katakan, dengan persediaan dana besar ini, maka dapat terhindari antrean panjang penukaran uang, dan penyebaran uang dilakukan dalam jangkauan lebih luas dan tanpa batasan.

"Melihat persiapan ini, menurut hemat saya masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan uang yang dipersiapkan BI Jayapura," jelasnya.

Menyinggung penambahan jam operasional pelayanan penukaran uang di BI Jayapura, Leo Tandiarrang mengatakan kalau pihaknya dalam rangka hari Idul Fitri melayani penukaran uang sepanjang hari selama jam kerja.

"Dalam rangka lebaran dibuka sepanjang hari, kalau biasanya dibatasi waktu hanya beberapa jam saja, tetapi saat ini kami melayani sepanjang hari kerja," ujarnya.

Selain pelayanan penukaran uang di kantor BI, manurut Leo Tandiarrang, pihaknya juga melakukan kegiatan kas keliling hingga kedaerah-daerah, yang belum ada kantor kas titipan.

"Kasir kami baru lakukan kas keliling di kabupaten Nabire, dan akan berangkematin baru kembali ke Nabire lalu akan berangkat lagi Biak. Belum lagi kegiatan pelayanan di kas titipan, jadi kita berharap masyarakat tidak perlu merasa cemas dengan penukaran uang di BI," paparnya. (wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita