Sabtu, 26 Mei 2012
Waykanan: Jelang Lebaran Sebagian Kebutuhan Pokok Bertahan
Minggu, 05 September 2010 14:49
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta,  5/9 (SIGAP) - Lima hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah sebagian kebutuhan pokok di Kabupaten Waykanan, Lampung, bertahan sehingga daya beli masyarakat masih bisa menjangkau.

Sejumlah pembeli di Pasar Pemda Waykanan, Minggu mengatakan, beberapa kebutuhan pokok seperti daging, telur, bawang merah, bawang putih, gula pasir dan terigu cenderung bertahan seperti pekan-pekan sebelumnya, sehingga tidak terlalu memberatkan.

"Beberapa harga sembilan bahan pokok (sembako) masih bisa terbeli. Telur misalnya, masih Rp28.000/karpet seperti seminggu kemarin," kata pembeli di pasar Pemda Waykanan, Sopiah (38) di Blambanganumpu yang berada sekitar 200 km sebelah barat Bandarlampung.

Sementara, bawang merah Rp10.000/kg dan untuk bawang putih Rp21.000/kg.

Pembeli lain, Susi Fitriani (45), mengatakan harga gula pasir juga masih bisa terbeli, yakni Rp11.000/kg.

Harga tepung terigu juga masih sama seperti minggu kemarin, Rp8.000/kg, kentang juga stabil Rp6.000/kg, lalu rempai (tomat kecil) juga masih Rp7.000/kg, ujarnya.

Siti Nurmala (39), pembeli lain di pasar sama juga mengatakan minyak goreng curah masih bertahan seperti sebelumnya.

"Minyak goreng juga masih seperti kemarin, Rp11.000/kg, lalu beras masih Rp6.500/kg, jadi masih bisa terbeli," tuturnya.

Sementara itu, pedagang di tempat tersebut Verawati (34), mengatakan stabilnya harga terjadi karena permintaan dan pasokan beberapa kebutuhan pokok masih bisa dimbangi.

"Harga daging sapi Rp70.000/kg, sama seperti minggu-minggu lalu, mungkin nanti menjelang tiga hari Lebaran baru naik," ucapnya menduga.

Senada dengan Vera, Syahri (33), pedagang di pasar sama mengatakan beberapa komoditas ikan air tawar seperti baung, lele, patin dan emas harga masih stabil.

"Ikan baung/ikat Rp75.000, lalu lele Rp20.000/kg, patin Rp20.000/kg, ikan emas Rp23.000/kg, gabus/ikat Rp30.000, ikan juara Rp15.000 dan ikan gurame Rp35.000/kg," kata Syahri.

Berdasarkan pantauan di pasar tersebut, harga cabai rawit juga masih bertahan Rp28.000/kg.

Kenaikan harga terjadi pada cabai merah yang mengalami kenaikan harga Rp4.000/kg dari sebelumnya yaitu Rp24.000/kg menjadi Rp28.000/kg, sementara daging ayam menjadi Rp20.000/kg dari Rp19.000/kg.

Diskoperindag Pasbar Terus Pantau Harga Sembako Jelang Lebaran

Di Pasaman Barat

Seperti diberitakan ANTARA, menjelang Lebaran, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengadakan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlagh pasar yang ada di Pasbar.

Dari monitor harga di pasar-pasar tersebut harga kebutuhan pokok masih stabil dan belum ada lonjatan yang signifikan.

"Kita sudah mulai intensifkan memonitor harga kebutuhan pokok menjelang lebaran kesejumlah pasar yang ada. Dari hasil monitor itu, harga kebutuhan pokok masih stabil dan belum ada lonjatan yang berarti.

Mudah-mudahan hal ini tetap bertahan hingga lebaran sehingga dapat membantu masyarakat," ungkap Kepala Dinas Koperindag dan UKM Pasbar, Mendrial melalui Kepala Bidang Perdagangan Nizwan Adil kepada antara-sumbar.com.

Dijelaskannya, pementauan harga kebutuhan pokok atau sembako tersebut dilakukan oleh petugas Dinas Koperindag dan UKM ke pasar-pasar baguan utara Pasbar seperti pasar Ujung Gading, pasar Sungai Aur, dan pasar Air Bangis. Selain itu, juga pasar yang ada di bagian selatan seperri pasar Kinali dan pasar bagian timur Pasbar pasar Talu Kecamatan Talamau.

Dari pantauan itu, harga kebutuhan pokok menjelang lebaran masih stabil seperti Seperti harga minyak goreng tanpa merk dipasaran masih Rp 9.500 per kilogram dan harga minyak Bimoli di pasaran Rp 15.000 per kilogram.

Selain itu, harga beras kualitas satu bertahan pada harga Rp. 8.250 per kilogram, beras kualitas II tetap Rp 7.750 per kilogram, beras kualitas III Rp 7.250 per kilogram.

Selain itu, harga daging ayam broiler Rp 15.000 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung Rp 30.000 per kilogram. Selain itu, harga telur ayam bras tidak mengalami kenaikan yakni tetap Rp 1000 per butir dan telur ayam kampung 1500 per butir, harga minyak tanah juga tetap Rp 4.000 per liter. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita