Sabtu, 26 Mei 2012
Petani Lebak Kembali Tanam Padi
Sabtu, 08 Mei 2010 10:07
AddThis Social Bookmark Button

 

Lebak, 8/5 (ANTARA) - Petani Kabupaten Lebak kembali menanam padi menyusul turunnya hujan selama beberapa hari terakhir ini yang mengguyur sejumlah areal persawahan di wilayah tersebut. 

"Kami mulai tanam lagi setelah empat hari turun hujan," kata Upen (45) seorang petani Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Sabtu. 

Upen mengatakan, sejak akhir April kondisi sawah di wilayahnya mengering karena intensitas curah hujan relatif kecil sehingga petani tidak berani menanam padi. 

Bahkan, petani berencana menunda jadwal tanam pada musim tanam Mei-Juni 2010. 

Namun, kata dia, selama beberapa hari curah hujan terus turun yang menyebabkan areal persawahan teraliri air. 

"Saat ini, kami dan petani lain sudah mulai membuat persemaian benih padi," katanya. 

Dia juga mengatakan, pihaknya merasa lega setelah curah hujan mengguyur terus karena awalnya persawahaan mengalami kekeringan. 

Sebagian besar persawahaan di wilayah ini, kata dia, merupakan sawah tadah hujan karena tidak memiliki sarana pengairan irigasi. 

"Jika seminggu tidak hujan kondisi sawah kekeringan," katanya. 

Rohman (45) petani Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak mengaku dirinya kini mulai tanam padi secara serentak sehubungan turunnya hujan selama beberapa hari terakhir. 

"Kami merasa terbantu dengan adanya hujan itu karena sebelumnya sawah di sini terjadi kekeringan," katanya. 

Menurut dia, dengan curah hujan relatif tinggi kini petani melanjutkan kembali bertanam padi dan diharapkan Agustus mendatang bisa memetik hasil panen. 

Petani di Kecamatan Cibadak awalnya pesimistis bisa menanam padi, karena semua sawah dilanda kekeringan akibat kemarau. 

"Kami berharap hujan terus turun hingga areal persawahan mendapat pasokan air," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan, pihaknya menargetkan angka tanam pada musim tanam Mei 2010 sekitar 13.118 hektare dan April 613 hektare. 

"Saya kira target sebesar itu bisa direalisasikan karena curah hujan cukup tinggi," katanya. 

(U.KR-MSR/B/Z002/Z002) 08-05-2010 16:37:35 NNNN


 

Arsip Berita