Sabtu, 26 Mei 2012
Prameks Disiapkan Jadi KA Unggulan Daop VI
Rabu, 01 September 2010 14:44
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 1/9 (SIGAP) - Kereta Api Prameks jurusan Solo-Jogjakarta disiapkan menjadi KA unggulan pada wilayah daerah operasi VI.

Humas Daop VI Jogjakarta, Eko Budiyanto, di Solo, Selasa, mengatakan, kondisi trek Solo-Jogjakarta memiliki kualitas yang cukup baik dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan pelayanan kereta api.

Dia mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan pelayanan kereta Prameks sebagai langkah awal Daop VI dalam memaksimalkan kualitas rel yang dimilikinya.

Kondisi rel saat ini, kata dia, mampu dilewati kereta dengan kecepatan rata-rata 135 kilometer/jam.

"Sedangkan pada kereta Prameks umumnya memakai kecepatan rata-rata 90 kilomter/jam," kata Eko.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Jalan Rel dan Jembatan Daop VI Jogjakarta, Sugeng Winarno, mengatakan peningkatan pelayanan kereta Prameks memang tengah menjadi sebuah rencana yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Dia mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan kualitas pelayanan kereta Prameks dengan menambah laju percepatan kereta di atas 100 kilometer/jam.

"Sehingga diperkirakan kereta Prameks hanya memakan waktu perjalanan antara Solo-Jogjakarta sekitar 30 menit," katanya.
Dia mengungkapkan, pihaknya akan merealisasikan peningkatan pelayanan kereta Prameks pada 28 September 2010.

Dia menambahkan, dalam memperbaiki pelayanan operasional kereta Prameks, pihaknya tidak perlu mengganti material yang memerlukan biaya.

"Kami hanya memanfaatkan kualitas sarana rel yang baik dan aman untuk memberikan kenyamanan penumpang kereta Prameks," katanya.

Dengan adanya peningkatan pelayanan kereta Prameks, kata dia, diharapkan dapat memberi kenyamanan penumpang dengan memaksimalkan potensi kondisi rel yang ada.

Di Semarang, seperti dikutip dalam situs resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Wakil Menteri Perhubungan menghimbau jajaran Dinas Perhubungan seluruh Indonesia untuk meningkatkan koordinasi vertikal dan horizontal serta meningkatkan kecepatan respon terhadap isu dan perkembangan di lapangan terkait dengan masa angkutan lebaran 2010.

Selain itu, Wamenhub mengingatkan bahwa komunikasi kepada publik sangat diperlukan demi tercapainya penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Wamenhub pada Pengarahan Wamenhub dan Cek Posisi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2010 di Hotel Santika Premiere Semarang pada Senin (30/8) yang diikuti Dinas Perhubungan dari sekitar 12 provinsi serta beberapa kabupaten/kota. (Wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita