Sabtu, 26 Mei 2012
Pertamina Tambah Stok 25% Hadapi Lebaran
Rabu, 01 September 2010 14:29
AddThis Social Bookmark Button

 

Jakarta, 31/8 (SIGAP) - Pertamina Pemasaran Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengantisipasi lonjakan pemakaian Bahan Bakar Minyak selama lebaran dengan menambah stok premium dan solar sebanyak 25%.

"Stok premium dan solar ditambah 25% untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM pada arus mudik dan arus balik," kata General Manager Pemasaran BBM Retail Region IV Jateng-DIY, Iwan Hartawan, di Semarang, Selasa.

Iwan menjelaskan untuk menjamin kelancaran distribusi BBM dan non-BBM wilayah Jateng-DIY, maka pihaknya terus menjaga stok BBM dan non-BBM selalu tersedia di instalasi Pengapon dan lima depot lainnya (Rewulu, Tegal, Maos, Boyolali, dan Cilacap, red.).

"Dibentuk satuan tugas (satgas) untuk memantau ketersediaan BBM dan kesiapan pelayanan kepada masyarakat efektif mulai tanggal 1 sampai 26 September 2010," katanya.

Bukan hanya menambah stok, lanjut Iwan, instalasi dan depot juga menambah waktu pelayanan, yakni tetap buka pada hari libur resmi khusus pada H-10 sampai dengan H+10 lebaran.

Jumlah armada mobil tangki ditambah menjadi 60 unit dengan total kapasitas 960 kilo liter, yang terdiri atas depot Rewulu (8 unit), depot Tegal (12 unit), instalasi Pengapon (22 unit), depot Boyolali (8 unit), dan depot Maos (10 unit).

"Kita juga memantau kesiapan sarana dan fasilitas depot secara langsung bersamaan dengan kegiatan safari Ramadhan tim manajemen Pertamina pemasaran Jateng dan DIY," katanya.

Untuk SPBU kantong terdapat 14 buah, disiagakan mobil tangki berisi BBM untuk memperpendek jarak distribusi sebagai antisipasi kemacaten dan jika SPBU dalam radius tertentu dari SPBU kantong kehabisan stok BBM.

Sementara stok elpiji bulan September ditambah 20 persen dari kebutuhan normal (50 ribu metrik ton per bulan), menyiapkan empat SPBBE kantong dan 84 agen siaga, dan kepada agen elpiji serta SPBBE diinstruksikan tetap buka pada hari libur.

Elpiji disuplai dari terminal elpiji Tanjung Mas, Kilang UP IV Cilacap, dan UP VI Balongan, serta cadangan suplai dari terminal elpiji Eretan dan terminal elpiji Maspion Gresik. Selanjutnya didistribusikan oleh elpiji Filling Plant Cilacap dan 59 SPBBE yang tersebar di seluruh wilayah Jateng dan DIY.

Penyaluran rata-rata per bulan premium sebanyak 232.513 ki lo liter, solar sebanyak 124.554 kilo liter, pertamax sebanyak 2.806 kilo liter, pertamax plus sebanyak 402 kilo liter, elpiji 3 kg sebanyak 41.948 kilo liter, dan persiapan penyaluran seluruh BBM tersebut ditambah 25%.

Hari ini di Yogyakarta, Pemerintah menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) untuk arus mudik-balik Lebaran 2010 dijamin aman dan tidak akan ada keterlambatan pasokan dari Pertamina.

"Insya Allah, jaminan ketersediaan BBM aman selama Lebaran mendatang. Kita di bawah koordinasi Menko Perekonomian terus melakukan rapat dengan Pertamina untuk kesiapan menghadapi Lebaran," tutur Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di sela acara Resosialisasi Cara Aman Penggunaan LPG 3 Kilogram di Yogyakarta, Sabtu 28 Agustus 2010

Menurut Darwin, pasokan BBM nantinya disesuaikan dengan kebutuhan yang ada dan juga antisipasi jika ada kekosongan pasokan di SPBU. "Untuk lebih jelasnya kebutuhan BBM dan juga BBM yang disiapkan dalam menghadapi arus mudik-balik Lebaran adalah Dirut Pertamina," ujarnya.

Lebih lanjut, Darwin menyatakan pasokan BBM pada arus mudik-balik akan lebih banyak BBM jenis premium dari pada jenis solar karena pengguna premium jelas lebih banyak. "Persedian BBM yang mencukupi tidak saja untuk Jawa tapi juga di luar jawa akan dijamin ketersedian BBM-nya," kata Darwin kepada vivanews. (Wa prasetya/ant)

 

 

Arsip Berita