Jumat, 25 Mei 2012
BMKG: Tercatat 267 Gempa Landa Bengkulu
Senin, 30 Agustus 2010 02:46
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 30/8 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Kepahiang mencatat sejak Januari hingga Agustus 2010 terjadi 267 gempa yang melanda Bengkulu.

Demikian dikatakan Kepala Pusat BMKG stasiun Kepahiang Dadang Permana di Bengkulu, Senin (30/8).

Dijelaskan Dadang, gempa yang mengguncang Bengkulu tersebut terbagi dua, yakni gempa darat yang diakibatkan patahan Sumatra (Sumatran fault) dan gempa laut yang diakibatkan gesekan dua lempeng aktif Eurasia dan Indoaustralia.

Gempa yang berkekuatan di atas 5 skala richter (SR) terdeteksi oleh 6 alat yang sudah terpasang di Bengkulu dan terhubung langsung ke BMKG pusat.

Sedangkan gempa berkekuatan di bawah 5 SR, kata Dadang, terdeteksi melalui 4 alat mini regional yang terpasang di 4 titik di Bengkulu.

Diinformasikan, selama Agustus 2010 terjadi 97 kali gempa dimana frekuensi gempa semakin meningkat dari rata-rata per bulan sebanyak 40 gempa.

Namun dari 97 gempat tersebut, hanya 2 gempa yang dirasakan masyarakat dengan kekuatan diatas 5 SR.

Meskipun sebagian besar kekuatan gempa tidak berpotensi merusak namun diharapkan agar masyarakat tetap waspada karena gempa tidak dapat diprediksi.

Untuk mendeteksi gempa yang terjadi di Bengkulu, saat ini terdapat 6 alat deteksi yang terpasang di 6 titik, yakni Bengkulu Utara tepatnya di Pulau Enggano, pesisir pantai Barat Kabupaten Mukomuko, Kepahiang, Muara Aman Kabupaten Lebong, Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kota Bengkulu.

Seprti diketahui, gempa besar terakhir yang melanda Bengkulu terjadi pada tahun 2000 berkekuatan 7,3 SR menewaskan lebih dari 100 orang warga Bengkulu dan pada tahun 2007 berkekuatan 7,9 SR yang mengakibatkan ribuan rumah rusak parah. (laporan rusman/ant/bmkg)

 

Arsip Berita