Jumat, 25 Mei 2012
Sebanyak 944 Petugas Dikerahkan Bantu Pengungsi Karo
Minggu, 29 Agustus 2010 13:07
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 29/8 (SIGAP) – Pasca meletusnya Gunung Sinabung, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan berbagai instansi mengerahkan petugas sebanyak 944 orang untuk membantu masyarakat Kabupaten Tanah Karo.

Kepala Posko Induk Penanganan Bencana Darwinsyah di kantor Pemprov Sumut di Medan, Minggu (29/8) mengatakan jumlah petugas itu terdiri berbagai instansi yang berkompeten dalam penanganan bencana. Darwinsyah merincikan, Kodam I Bukit Barisan mengerahkan 449 prajurit yang terdiri dari Kodim 0205/Tanah Karo sebanyak 309 orang, Batalyon Infanteri 121/Macan Kumbang 100 orang, Perbekalan dan Angkutan Kodam (Bekangdam) 30 orang dan Perhubungan Kodam (Hubdam) 10 orang. Kemudian, 378 orang dari personel kepolisian yang terdiri dari berbagai satuan, termasuk dari Satuan Brimob Polda Sumut.

Darwinsyah menambahkan, pihaknya juga mengirimkan 100 taruna siaga bencana (Tagana) yang memiliki keahlian dalam memberikan bantuan terhadap warga yang mengalami bencana alam.

Selain itu Dinas Kesehatan juga menyiapkan 17 orang perawat. Dirinya menambahkan, Pemprov Sumut juga telah mengirimkam sejumlah peralatan ke lapangan seperti truk 4 unit, dapur umum 10 unit, tenda serbaguna 12 unit yang terdiri dari 10 tenda personel dan 2  tenda dapur lapangan.

Kemudian, dikirim juga alat komunikasi dan perhubungan yang terdiri dari 32 unit "handy talkie", satu unit reviter dan 4 unit SSB. Selain itu, pihaknya juga mengirimkan sejumlah logistik ke lokasi pengungsian seperti masker sebanyak 19 ribu buah dan tenda pengungsi 50 set. Sedangkan konsumsi yang dikirim adalah beras 50 ton, ikan kalengan 14 ribu kaleng, air mineral satu tangki, kecap 1.000 botol dan minyak goreng 240 Kilogram.

Seperti diberitakan SIGAP sebelumnya, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), pada pukul 00.08 WIB, Minggu (29/8), kini statusnya berubah menjadi awas. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono melaporkan warga yang berada di radius 6 Km dari puncak gunung harus segera mengungsi.

Dijelaskan Surono, letusan yang terjadi mengeluarkan material pijar. Dari berketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut itu juga keluar larva yang menyebabkan asap tebal setinggi 1.500 meter.

Informasi dari Kabupaten Tanah Karo dan Kabanjahe, akibat letusan Gunung Sinabung, terjadi hujan debu. Apalagi setelah siang hari, debu yang menempel di atap rumah dan daun-daun pepohonan beterbangan tertiup angin. Hal ini yang menyebabkan sesak napas dan mengurangi aktifitas warga, termasuk berkebun. (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita