Jumat, 25 Mei 2012
Polman: Bupati Imbau Warga Sukseskan KB
Sabtu, 28 Agustus 2010 01:00
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/8 (SIGAP)- Bupati Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengimbau agar warga di daerahnya ikut mensukseskan program Keluarga Berencana guna menekan jumlah penduduk di wilayah itu.

"Pelaksanaan program KB di Polman telah berjalan maksimal dalam beberapa tahun terakhir. Hasilnya tingkat partisipasi untuk ikut ber KB mengalami peningkatan yang signifikan," kata Bupati Ali Ball Masdar di Mamuju, Jum’at (27/8).

Bupati mengemukakan, meningkatnya partisipasi oleh Pasangan Usia Subur (PUS) untuk mengikuti program KB terlihat dengan indikator pencapaian peserta KB setiap bulannya. "Yang jelas partisipasi ikut ber KB di Polman dari bulan ke bulan mengalami peningkatan sesuai dengan pencapaian kontrak kinerja peserta KB yang dilaksanakan oleh BKKBN Polman," paparnya.

Suksesnya program KB tersebut, kata Ali Baal, berkat partisipasi semua pihak, baik dari KODIM, LSM, Tim penggerak PKK, Kesehatan, BKKBN maupun peran media yang mengkampanyekan program nasional ini. "Angka kelahiran perlu ditekan untuk mengatur jarak kelahiran bagi PUS yang ada di Polman," ucapnya.

Bupati mengemukakan, dengan ikut ber KB, maka jarak kelahiran bayi akan terkendali sehingga beban masyarakat menjadi berkurang. "Masyarakat harus ikut ber KB, sehingga beban hidup mereka semakin berkurang dan sasaran untuk menjadikan keluarga sejahtera akan terbuka lebar," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, berkaitan dengan program kesehatan di wilayahnya juga mengalami kemajuan yang sangat signifikan. "Angka kematian ibu melahirkan di Polman pun turun. Ini semua terjadi karena para PUS ini menggalakkan program KB," ungkap Bupati Ali Baal.

Dia menambahkan, partispasi masyarakat untuk ikut ber KB terlihat dengan angka pemakaian alat kontrasepsi pada pasangan usia subur 15-49 tahun dengan capaian sekitar 28,36%.

Sebelumnyan dalam pidato kenegaraan tanggal 16 Agustus 2010, seperti dilansir Media Indonesia, Presiden menekankan pentingnya program KB dalam pembangunan nasional.

Secara tidak langsung Presiden mengumumkan hasil sensus penduduk (SP) 2010. Jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 237,6 juta jiwa. Penduduk bertambah sekitar 32,5 juta jiwa selama 10 tahun terakhir. Selama periode 2000-2010, rata-rata pertumbuhan penduduk Indonesia mencapai hampir 1,5% per tahun, lebih tinggi dari proyeksi pemerintah, sebesar 1,3%.

Mengingat jumlah penduduk yang besar, Presiden menekankan pentingnya pengelolaan jumlah penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB) untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk. Tentunya kita berharap Presiden bersungguh-sungguh menjalankan upaya revitalisasi program KB untuk mencegah ancaman ledakan penduduk di masa mendatang.  (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita