Jumat, 25 Mei 2012
Gelombang Berkisar 0,5-1,0 Meter Terjadi di Merak-Bakauheni
Jumat, 27 Agustus 2010 01:51
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 27/8 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jum’at (27/8) memprediksikan gelombang di perairan Merak-Bakauheni berkisar 0,5-1,0 meter.

Selain itu BMKG menginformasikan, di Selat Sunda bagian utara tersebut cuaca diprediksikan berawan dan angin bertiup dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 05-10 knot.

Di Selat Sunda bagian selatan tinggi gelombang berkisar 1,5-2,0 meter, cuaca hujan dan angin bertiup dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 10-15 knot.

Sementara gelombang di Selat Bangka bagian Utara berkisar 0,3-1,2 meter, cuaca berawan sebagian hingga berawan banyak dan masih berpeluang terjadi hujan, serta angin bertiup dari Timur ke Selatan dengan kecepatan 05-12 knot.

Kemudian di Selat Bangka bagian selatan tinggi gelombang berkisar 0,3-0,8 meter, cuaca berawan sebagian hingga berawan banyak dan terjadi hujan, serta angin bertiup dengan kecepatan 05-10 knot.

Sementara itu, gelombang 2,0-3,0 meter berpeluang di Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Kep Nias, Laut Arafuru bagian Tengah dan Timur, serta gelombang 3,0-4,0 meter berpeluang di Laut Andaman.

Di Selat Gelasa tinggi gelombang berkisar 0,4-1,2 meter, cuaca berawan sebagian hingga berawan banyak dan berpeluang hujan ringan, angin bertiup dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 05-12 knot.

Sementara itu, di Selat Bali bagian utara (Ketapang - Gilimanuk) tinggi gelombang berpeluang 0,3-0,8 meter, cuaca cerah berawan dan angin bertiup dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 03-17 knot.

Di Selat Bali bagian selatan dan Selat Badung tinggi gelombang berkisar 0,3-1,3 meter, cuaca cerah berawan dan angin bertiup dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 03-18 knot.

Sedangkan di Selat Lombok bagian utara (Padang Bai-Lembar) dan Selat Lombok bagian Selatan pun tinggi gelombang berkisar 0,3-01,3 meter, cuaca cerah berawan dan angin bertiup dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 03-18 knot. (laporan ari prahasta/ant)




 

Arsip Berita