Jumat, 25 Mei 2012
Menyambut Sail Morotai, Pemkab Usul Pembangunan Hotel Terapung
Kamis, 26 Agustus 2010 04:42
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 26/8 (SIGAP) – Guna mengatasi keterbatasan sarana akomodasi terkait pelaksanaan Sail Morotai 2012, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengusulkan pembangunan hotel terapung di daerah itu ke Bappenas.

Demikian dikatakan Kadis Perikanan dan Kelautan Pulau Morotai, Ismail di Ternate, Rabu (25/8).  Dikatakan Ismail, pembangunan hotel terapung lebih dipilih oleh Pemkab Morotai, karena daerah itu merupakan kabupaten kepulauan, sehingga hotel seperti itu memungkinkan berpindah-pindah tempat sesuai keinginan para tamu.

Selain itu, kata Ismail, adanya hotel seperti itu di Pulau Morotai akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri untuk berkunjung ke sana.

Pemkab Pulau Morotai mengusulkan pembangunan hotel terapung tersebut ke Bappenas, karena pemkab setempat tidak memiliki dana untuk membangunnya sendiri, sementara untuk mengharapkan keterlibatan investor tampaknya sulit.

Pemkab Pulau Morotai terlihat mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyongsong pelaksanaan Sail Morotai yang berlangsung tahun 2012.

Selain itu, mulai mengintensifkan pembangunan berbagai infrastruktur di Kota Daruba, Ibukota Pulau Morotai, yang sumber pendanaannya selain dari APBD Pulau Morotai, juga dari APBD Provinsi dan APBN.

Sementara itu, Gubernur Malut, Thaib Armaiyn sebelumnya mengatakan kebutuhan dana yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Sail Morotai pada 2012 di Kabupaten Pulau Morotai sekitar Rp200 miliar yang sebagian besar di antaranya untuk pembangunan infrastruktur.

Rencananya, infrastruktur yang akan mulai dibangun pada 2011 di kabupaten bekas pangkalan Sekutu  Pada Perang Dunia II tersebut di antaranya jalan lingkar Pulau Morotai, Bandara Daruba, pelabuhan, fasilitas telekomunikasi, air bersih dan listrik.

Seperti di ketahui, Pelaksanaan Sail Morotai pada 2012 di Kabupaten Pulau Morotai telah dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meresmikan pemindahan pusat pemerintahan Provinsi Malut dari Ternate ke Sofifi pada 4 Agustus 2010.

Pulau Morotai merupakan kabupaten baru , dimekarkan dari Kabupaten Halmahera Utara pada 2009, sehingga infrastruktur di daerah itu masih terbatas. Itulah sebabnya alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur dalam rangkaian penyelenggaraan Sail Morotai di daerah itu mendapat porsi lebih besar.

Penyelenggaraan Sail Morotai tersebut akan memberi dampak positif yang sangat luas bagi Kabupaten Pulau Morotai dan kabupaten/kota lainnya di Malut baik di bidang pariwisata maupun investasi.

Sail Morotai tersebut akan dihadiri pengunjung dari berbagai negara, baik menggunakan kapal layar maupun menggunakan sarana transportasi reguler, sehingga menjadi momentum yang sangat baik untuk lebih mempromosikan potensi pariwisata dan investasi Malut.

Penyelenggaraan Sail Morotai merupakan salah satu upaya dari pemerintah pusat untuk lebih mempromosikan potensi pariwisata dan investasi di Malut.  Sebelumnya pemerintah pusat telah sukses menyelenggarakan Sail Bunaken di Sulawesi Utara dan Sail Banda di Maluku. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita