Jumat, 25 Mei 2012
Kampung Siaga Bencana, Komunitas Sadar Akan Kesiapan Bencana
Senin, 23 Agustus 2010 16:41
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 23/8 (SIGAP)- Kampung Siaga Bencana atau disingkat KSB merupakan salah satu upaya dan komitmen Kementerian Sosial RI dalam melaksanakan penanggulangan bencana bidang bantuan sosial berbasis masyarakat.

Demikian bahasan inti diskusi yang difasilitasi Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) bekerjasama dengan Kementerian Sosial RI berlangsung Senin (23/8) di Ruang Rapat Ex Gedung Bina Graha, kompleks Istana Negara Jakarta.

Acara yang bertajuk “Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Khususnya Berkaitan Dengan Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat” ini dihadiri oleh beragam peserta dari instansi terkait seperti Dinas Sosial beberapa daerah, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Lembaga Swadaya Masyarakat serta Komisi 8 DPR RI.

Pada kesempatan awal, Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam, Andi Hanindito memaparkan hakikat dari KSB untuk menyiapkan masyarakat agar lebih mampu mengelola kerentanan, ancaman dan risiko di wilayahnya sesuai dengan potensi lokal melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penyelenggaraan, dan pengendalian melalui pendekatan rekayasa sosial.

“Pelaksanaan kegiatan kampung siaga bencana akan sangat tergantung kepada kesiapan dan kepedulian masyarakat setempat terhadap bencana dan kemampuan fasilitasi pelaksanaan KSB,” kata Ani Hanindito.

Para peserta diskusi mengharapkan kampung siaga bencana ini menjadi komunitas yang sadar akan bencana. Sehingga kesiapsiagaan masyarakat dalam kewaspadaan menghadapi bencana dapat dihandalkan.

Dijelaskan, secara batasan operasional, masyarakat yang terlibat dalam kampung siaga bencana nantinya adalah anggota masyarakat yang berdomisili di wilayah rawan dan rentan bencana yang menjadi kawsan KSB, baik itu para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh formal, masyarakat umum maupun dunia usaha serta seluruh lapisan kelompok yang ada di masyarakat.

Pada sambutan penutup, Andi Arief , Staf Khusus Presiden memberikan apresiasi yang mendalam terhadap kegiatan diskusi ini. “Forum ini akan saya sampaikan kepada Bapak Presiden,” kata Andi.

Andi berharap forum ini dapat berlanjut dengan forum yang lebih besar.  ”Saya berharap daerah-daerah lainnya dapat dihadirkan untuk terlibat dalam forum selanjutnya,” imbuh Andi. (laporan rusman)

 

Arsip Berita