Jumat, 25 Mei 2012
Toba PULP Kucurkan Dana CD Rp57 Miliar
Senin, 23 Agustus 2010 03:35
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 23/10 (SIGAP) - PT Toba Pulp Lestari, Tbk sejak tahun 2003 hingga 2010 sudah mengalokasikan dana "community developmnet" sebesar Rp57 miliar.

"Hampir tiap tahun jumlah dana CD itu meningkat sejalan dengan peningkatan penjualan hasil produksi perusahaan," kata SGR PT Toba Pulp Lestari Tbk, Laksamana Adiyaksa di Medan, Sabtu malam.

Laksamana berbicara di sela acara berbuka puasa bersama dengan para pemimpin redaksi dan wartawan media cetak dan elektronik di daerah itu.

Pada 2003 hingga 2006, dana yang dikucurkan masih sebanyak Rp26,077 miliar, sementara pada 2009 dana CD ada Rp7 miliar yang digunakan untuk tahun ini.

Dana CD itu, kata Laksamana, dibagikan untuk kegiatan di delapan kabupaten yang menjadi ruang lingkup kerja perusahaan mulai dari Tapanulai Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapanuli Selatan, Toba Samosir, dan Samosir.

Dewasa ini, katanya, dana CD diupayakan difokuskan untuk kegiatan yang langsung terlihat bermanfaat bagi lingkungan dan warga agar perusahaan sudah terlihat benar-benar berbuat.

"Dana CD sebesar itu sudah bisa bangun PKS (pabrik kelapa sawit) berkapasitas 60 ton, jadi seharusnya lah dana itu memang harus kelihatan manfaatnya untuk lingkungan dan warga sekitar perusahaan," katanya.

Eksekutif bagian CD Toba Pulp, Hendri memberi contoh, dana CD yang langsung terlihat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat adalah untuk penanganan dan pemanfaatan eceng  gondok.

Di satu sisi, bisa membantu pembersihan lingkungan sekitar Danau Toba, juga bisa dijadikan bermanfaat secara ekonom kepada masyarakat yang dibina untuk menjadi pengrajin hasil tumbuhan itu.

Ketua Persatuan Wartawan Indoensia (PWI) Sumut M Syahrir meminta Toba Pulp bisa lebih memberi arti atas kehadirannya bagi warga dan lingkungan dan wartawan diharapkan bisa menjadi sumber infromasi bagi perusahaan untuk mengetahui apa yang diiinginkan warga dan lingkungan. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita