Jumat, 25 Mei 2012
Karimun: Gubernur Diharapkan Dorong Minapolitan
Senin, 23 Agustus 2010 01:42
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 23/8 (SIGAP) - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun berharap program 2011 Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat mengembangkan konsep minapolitan atau kawasan perikanan di Kecamatan Moro.

"Kami berharap program pada tahun depan dari Gubernur Kepulauan Riau HM Sani dapat selaras dan mendorong konsep minapolitan Moro yang cocok untuk budidaya perikanan dan kelautan, terutama rumput laut," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Karimun Hazmi Yuliansyah, di Tanjung Balai Karimun, Sabtu (21/8).

Menurut Hazmi, Karimun termasuk kabupaten yang diplot Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai minapolitan, yaitu kawasan pengembangan budidaya perikanan dan kelautan.

Hazmi mengatakan program pengembangan sektor perikanan dan kelautan yang dicanangkan gubernur hendaknya diselaraskan dengan konsep itu.

"Kami mengapresiasi rencana gubernur menggelontorkan Rp60 miliar bagi seluruh kabupaten dan kota untuk sektor itu. Berapapun jatah Karimun akan kami manfaatkan," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya masih khawatir mengenai kualitas sumber daya manusia dalam mendukung program gubernur tersebut.

Konsep minapolitan, lanjutnya, akan mempengaruhi berbagai lini kehidupan mulai dari peningkatan perekonomian masyarakat pesisir, peluang kerja dan pengentasan kemiskinan, jelasnya.

Dirinya mengatakan, konsep minapolitan akan melibatkan berbagai dinas dan instansi sehingga saling bersinergi.

"Kita akan mengupayakan masyarakat untuk beralih pada budidaya perikanan dan kelautan. Caranya melalui pendidikan," katanya.

Seperti diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan program nasional minapolitan kepada 197 daerah, yaitu 87 untuk daerah tangkapan dan 110 budidaya perikanan. Program nasional Minapolitan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produksi kelautan dan perikanan di seluruh Indonesia secara baik.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan program minapolitan ini diharapkan bisa dilaksanakan pada 2011 mendatang karena penganggarannya masuk RAPBN 2011. Fadel mengaku telah melakukan berbagai upaya dalam menyukseskan program tersebut. Di antaranya meminta komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan minapolitan.

"Karena pelaksanaannya di daerah, saya meminta komitmen kepala daerah. Kalau serius menangani perikanan, baru saya kasih dananya. Kalau tidak, mendingan urus yang lain saja dan dananya saya kasihkan ke daerah lain," ucap Fadel kepada JPPN mobile beberapa waktu lalu.  (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita