Jumat, 25 Mei 2012
Sebanyak 679 Tagana Terima Honor
Rabu, 18 Agustus 2010 06:08
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 18/8 (SIGAP) - Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Provinsi Bengkulu membayar honor sebanyak 679 Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang merupakan gaji pertama bulan keenam dalam tahun 2010.

Kepala Dinas Kesejatraan Sosial (Dinkesos) Provinsi Bengkulu, Arifin Daud, Rabu (18/8) mengatakan, masing-masing Tagana itu menerima Rp100 ribu per bulan dan rutin dibayar setiap tiga bulan sekali.

Dijelaskan Arifin, pemberian honor pada bulan puasa kali ini merupakan periode kedua, karena sebelumnya juga pernah dibagikan, dengan tujuan agar honor dapat dimanfaatkannya secara baik.

"Jangan dianggap jumlahnya, pemberian honor merupakan salah satu bentuk perhatian serius dari pemerintah pada anggota Tagana, karena tugas dan tanggung jawabnya tidak ringan," kata Arifin.

Arifin mengatakan, bagi seluruh anggota Tagana dimanapun dapat mengambil honor pada Kantor Dinas Kesejahteraan Sosial masing-masing daerah, karena dananya sudah dialokasi ke masing-masing daerah.

Diinformasikan, dalam waktu dekat belum ada rencana untuk merekrut anggota Tagana baru, karena saat ini menurut Arifin, program kerjanya lebih mengarah pada peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia.

Kegiatan yang dilakukan anggota tersebut adalah mengurangi resiko buruk terhadap bencana alam, dengan melibatkan masyarakat langsung dalam penanggulangan.

Anggota yang direkrut memliki kemampuan dan terampil dalam memberikan pertolongan terhadap korban bencana alam, serta dengan tetap berkoordinasi dengan dinas terkait dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana, ujar Arifin Daud.

Seorang anggota Tagana Rusli mengatakan dengan honor Rp100 ribu setiap bulan itu, tidak sesuai lagi dengan dalam situasi sekarang karena seluruh bahan pokok sudah tinggi.

"Kami berharap honor Tagana tersebut dinaikan, karena bila saat terjadi bencana resiko yang dihadapi cukup berat dan tidak seimbang bila dihargai Rp100 ribu, " katanya.

Berdasarkan catatan SIGAP, Tagana adalah suatu organisasi sosial yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang berbasiskan masyarakat. Pembentukan Tagana merupakan suatu upaya untuk memberdayakan dan mendayagunakan generasi muda dalam berbagai aspek penanggulangan bencana, khususnya yang berbasis masyarakat.

Keberadaan Tagana selama sekitar 4 tahun ini telah banyak melakukan kegiatan kemanusiaan dalam bencana dan kegiatan kesejahteraan sosial yang akhirnya menjadi salah satu organisasi yang diterima oleh masyarakat.

Selain itu hampir semua anggota Tagana telah mengikuti pelatihan dibidang penanggulangan bencana dan bidang kesejahteraan sosial, menyebabkannya mampu melaksanakan aneka peranan di bidang penanggulangan bencana. Sebagai suatu organisasi, Tagana mampu mengembangkan program dan kegiatannya secara berkelanjutan.

Secara umum Tagana memiliki visi menjadikan lembaga ini sebagai relawan Penanggulangan Bencana berbasis masyarakat yang bermartabat dan handal di bidang bantuan sosial.

Prinsip penanggulangan bencana yang  dipegang oleh Tagana adalah One Comand  (Satu Komando), One Rule (Satu Aturan) dan One Corps/Unity (Satu Korsa/Unit). (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita