Jumat, 25 Mei 2012
Kualitas Air Bersih Di Halmera Barat Memperihatinkan
Kamis, 06 Mei 2010 03:52
AddThis Social Bookmark Button

 

Ternate, 6/5 (ANTARA) - Kualitas air bersih di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, memprihatinkan sehingga sehingga instansi terkait diminta untuk membenahi masalah tersebut. 

"Kami akan panggil PDAM setempat terkait kualitas air di daerah ini yang kian memprihatinkan, mengingat pelayanan air bersih termasuk pelayanan dasar yang cukup penting," kata Ketua Komisi C DPRD Halbar Yusba Hadadi ketika dihubungi di Jailolo, Kamis.

Menurut Yusba, pihaknya akan memanggil Direktur PDAM Halbar untuk meminta penjelasan dari pihak PDAM terkait dengan sering matinya aliran air selama beberapa pekan terakhir.

Padahal, di Jailolo, Ibukota Kabupaten Halbar dan sekitarnya sudah dibangun sejumlah sumur untuk mensuplai air bersih ke rumah-rumah warga. Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan air bersih ini tidak sedikit, dan berlangsung sejak tahun 2007.

Dari hasil pertemuan itu, baru diketahui sejumlah sumur yang baru dibangun tidak berfungsi maksimal, karena terkendala mesin yang tidak mampu memproduksi sesui kapasitas yang ditargetkan oleh pihak PDAM.

Yusba mengatakan, sesuai penjelasan dari pihak PDAM, bahwa air yang dialirkan dari rumah-rumah warga bersumber dari mata air Ake Gorango.

Debit air di sumur ini sebesar 25 liter per detik, sedangkan mesin yang digunakan untuk menarik air dari sumur kapasitasnya mencapai 29 liter per detik.

"Sehingga saat memproduksi air dari dalam sumur melebihi kapasitas bahkan air rembesan air laut pun ikut terserap. "Termasuk saat mesin pompa bekerja air laut dalam kondisi pasang," katanya.

Menurutnya, Komisi C DPRD Halbar berpendapat, pihak PDAM dan Dinas Pekerjaan Umum segera melakukan perhitungan kembali besaran anggaran yang digunakan untuk memperbaiki sejumlah sumur serta kondisi lingkungan sumber air Ake Gorango. (T.KR-AF/L002/B/A041)

(T.KR-AF/B/A041/A041) 06-05-2010 10:10:49 NNNN

 

 

 

Arsip Berita