Jumat, 25 Mei 2012
Tangerang Selatan: 3 Kecamatan Rawan Banjir
Rabu, 11 Agustus 2010 01:54
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 11/8 (SIGAP) - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memetakan setidaknya terdapat 3 kecamatan, yakni Pondok Aren, Ciputat Timur, dan Pondok Ranji yang masuk dalam wilayah rawan banjir.

Demikian dikatakan pembina Tagana Kota Tangsel, Herpur di Tangerang, Selasa (10/8).

Terkait dengan hal itu, Tagana Kota Tangsel juga akan memetakan wilayah-wilayah yang memiliki sistem drainase (selokan) yang tidak bagus dan daerah-daerah resapan air yang tidak berfungsi.

"Seperti terjadinya penyempitan situ Legoso. Penyempitan terjadi karena endapan pada tepi situ dijadikan pemukiman oleh warga, padahal kawasan itu merupakan wilayah resapan air," jelasnya.

Herpur menambahkan, pemetaan yang dilakukan oleh Tagana Kota Tangsel dalam upaya pencegahan bencana banjir akan dilaporkan kepada pemerintah Kota Tangsel untuk ditindaklanjuti.

Dijelaskan Herpur, dalam menindaklanjuti hal tersebut, Tagana berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Sosial Kota Tangsel.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Zaenal Aminin, mengatakan, dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana banjir, harus dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Koordinasi harus tetap dilaksanakan akan semuanya dapat berjalan dengan lancar," katanya.

Seperti diketahui Tagana merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang berbasiskan masyarakat. Sejak awal pembentukan Tagana berupaya untuk memberdayakan dan mendayagunakan generasi muda dalam berbagai aspek penanggulangan bencana, khususnya yang berbasis masyarakat.

Keberadaan Tagana telah banyak melakukan kegiatan kemanusiaan dalam bencana dan kegiatan kesejahteraan sosial yang akhirnya menjadi salah satu organisasi yang diterima oleh masyarakat.

Selain itu hampir semua anggota Tagana telah mengikuti pelatihan dibidang penanggulangan bencana dan bidang kesejahteraan social, menyebabkan mampu melaksanakan aneka peranan di bidang penanggulangan bencana. Sebagai suatu organisasi, Tagana mampu mengembangkan program dan kegiatannya secara berkelanjutan.

Secara umum Tagana memiliki visi menjadikan lembaga ini sebagai relawan Penanggulangan Bencana berbasis masyarakat yang bermartabat dan handal di bidang bantuan sosial.

Prinsip penanggulangan bencana yang  dipegang oleh Tagana adalah One Comand  (Satu Komando), One Rule (Satu Aturan) dan One Corps/Unity (Satu Korsa/Unit). (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita