Jumat, 25 Mei 2012
Masyarakat Bojonggede Gotong Royong Bangun Posyandu
Selasa, 10 Agustus 2010 04:22
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/8 (SIGAP) - Masyarakat Kampung Sudimampir, Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, bergotong royong membangun Posyandu di wilayahnya.

Kepala Desa Cimanggis Acang Anwar di Bogor, Senin (9/8) mengatakan, pembangunan Posyandu oleh warga setempat sebagai wujud partisipasi dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan sejahtera.

"Posyandu merupakan pusat kesehatan bersama yang dibangun dari, oleh dan untuk masyarakat," ujar Anwar.

Hal itulah yang mendorong warga Desa Cipayung bahu membahu membangun Posyandu dengan dana murni dari iuran warga setempat.

Posyandu tersebut diberi nama Posyandu Wijaya Kusuma. Pada Kamis (5/8) Posyandu tersebut diresmikan oleh Camat Bojong Gede Bambang W Tawekal.

Acang mengemukakan, posyandu memang sangat diperlukan warga desanya. Sebelum Posyandu Sudimampir dibangun, desa yang terdiri dari 11 dusun tersebut hanya memiliki 7 posyandu alias kurang sesuai dengan kebutuhan yang dihadapi warganya.

"Saya bangga karena masyarakat di sini sangat semangat bergotong royong, sehingga terbangun posyandu swadaya ini. Tanahnya dari warga dan bangunannya pun dari warga," paparnya.

Biaya yang dibutuhkan untuk membangun Posyandu di Kampung Sudimampir tersebut mencapai Rp30 juta.

Acang mengharapkan, keberadaan posyandu tersebut dapat  membantu program Pemkab Bogor dalam menekan angka kematian bayi, angka kematian ibu hamil maupun melahirkan.

Selain itu posyandu juga diharapkan dapat menjadi wahana untuk pengembangan kesehatan masyarakat,  penyuluhan lingkungan yang sehat serta peningkatan partisipasi keluarga berencana.

Camat  Bojong Gede Bambang W Tawekal mengaku bangga dengan berdirinya posyandu secara mandiri oleh warga Desa Cimanggis.

"Masyarakat  Cimanggis sangat peduli terhadap kesehatan. Padahal masyarakat setempat umumnya tinggal di perkampungan bukan di komplek perumahan yang mewah," tuturnya.

"Posyandu jangan sekedar tempat untuk timbang menimbang saja, lebih dari itu harus dimanfaatkan sebaik baiknya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," katanya lagi.

Seperti diketahui, pelaksanaan program posyandu yang tersebar luas di seluruh Indonesia merupakan wadah peran serta masyarakat  untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Hal ini sesuai dengan program dan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan, khususnya posyandu sebagai salah satu unit terkecil dari pelayanan kesehatan masyarakat.

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan sistem pelaksanaan yang dipadukan antara satu program dengan program lainnya dan merupakan wadah komunikasi pelayanan terpadu dan dinamis, yang meliputi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), program Keluarga Berencana (KB), program gizi, Imunisasi dan program pemberantasan penyakit diare maupun berbagai program pengembangan lainnnya yang terkait dengan kegiatan masyarakat (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita