Jumat, 25 Mei 2012
Bulog Malang: Beras Operasi Pasar Tidak Dijual Ke Pedagang
Kamis, 05 Agustus 2010 04:07
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/8 (SIGAP) - Beras operasi pasar yang dijual oleh Perum Bulog Subdivre V Malang dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, tidak ditujukan kepada pedagang.

Demikian ditegaskan Kepala Disperindagsar Kabupaten Malang Syakur Kullu, Rabu (4/8). Syakur mengakui, operasi pasar beras yang akan digelar akhir pekan ini tidak akan dijual kepada pedagang, melainkan langsung kepada masyarakat (konsumen).

"Pada Bulan Mei lalu harga beras sempat turun, namun memasuki Bulan Juni-Juli harganya kembali naik, sehingga perlu dilakukan operasi pasar," kata Syakur.

Ditambahkan Syakur, operasi pasar dilakukan karena harga pangan tersebut cenderung naik, bahkan saat ini sudah mencapai Rp6.670,00 per kilogram untuk beras kualitas 3 atau jenis IR.

Sekitar April-Mei, harga beras jenis IR tersebut hanya Rp4.600-Rp4.700,00 per kilogram. Kenaikan harga beras IR tersebut cukup signifikan, sehingga perlu dilakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga.

Dijelaskan Syakur, harga beras operasi pasar yang ditetapkan sebesar Rp5.800,00/kg.

Sementara Kepala Perum Bulog Subdivre V Malang Awaludin Iqbal mengatakan, stok beras untuk wilayah Malang Raya dan Pasuruan hingga awal tahun 2011 masih dalam kondisi aman.

Dijelaskan Awaludin, stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini sebanyak 29.000 ton. Sedangkan kebutuhan masyarakat di wilayah Malang Raya dan Pasuruan rata-rata mencapai 4.900 ton per bulan.

Tercatat, selama tahun 2010, katanya, target pengadaan Bulog Malang sekitar 47.500 ton dan sekarang sudah tercapai lebih dari 38 ribu ton.

Meski target belum terpenuhi, lanjutnya, pihaknya masih belum ada keinginan untuk menambah pengadaan, karena harganya masih terlalu tinggi (tidak terjangkau) dan masih agak sulit mendapatkan panen gabah akibat cuaca yang tidak menentu.

Berdasarkan pantaun SIGAP, di sejumlah daerah baik pemerintah provinsi, pemerintah kota dan dinas terkait akan menggelar operasi pasar. Kegiatan operasi pasar ini dilakukan mengantispasi keresahan yang muncul di masyarakat akibat dari kenaikan sejumlah kebutuhan pokok. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita