Jumat, 25 Mei 2012
Wapres Budiono Buka Special Ministerial Meeting for MDGs Review in Asia and the Pacific
Selasa, 03 Agustus 2010 14:03
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 3/8 (SIGAP) - Wakil Presiden RI, Boediono, Selasa (3/8) secara resmi membuka acara Special Ministerial Meeting for Millennium Development Goals (MDGs) Review in Asia and the Pacific: Run Up To 2015 di Hotel Four Seasons Jakarta

Pertemuan yang berlangsung dari 3-4 Agustus 2010 ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta mewakili 25 negara-negara di kawasan Asia-Pasifik, dimana 17 negara  diantaranya dipimpin oleh Menteri, 13 partner pembangunan, dan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Bank Dunia, dan Bank Pembangunan Asia.  

Pertemuan tingkat Menteri ini bertujuan untuk melihat keberhasilan dan tantangan yang dihadapi oleh kawasan Asia Pasifik dalam mencapai delapan Tujuan Pembangunan Milenium yang dicanangkan oleh PBB sepuluh tahun lalu dengan target yang harus sudah dipenuhi pada 2015.

Wakil Presiden RI, Menlu RI dan Mr. Sha Zukang, Under-Secretary-General for Economic and Social Affairs pada acara pembukaan menyampaikan negara-negara di kawasan Asia Pasifik masih banyak menghadapi tantangan dalam mencapai target delapan Tujuan Pembangunan.

Dalam sambutannya, Wapres Boediono mengakatakan, “Bagi Indonesia, MDGs adalah isu yang sangat penting. MDGs merupakan bagian utama dari tujuan rencana pembangunan Indonesia. Lima tahun lalu, pada bulan Agustus 2005 Indonesia menjadi tuan rumah Ministerial Regional Meeting on MDGs in Asia and the Pacific: the Way Forward 2015”.

Sementara itu, Tantangan yang dihadapi seperti masih adanya kemiskinan ekstrim, ketimpangan dalam mendapatkan akses pendidikan dasar, kematian bayi dan ibu pada saat melahirkan yang masih tinggi, serta kerusakan lingkungan.

Meskipun demikian, beberapa negara dinilai berhasil dalam mencapai target delapan Tujuan Pembangunan dan diharapkan pada pertemuan ini dapat membagi keberhasilannya kepada negara-negara lain sebagai inspirasi.

Untuk Indonesia, Wapres menyampaikan bahwa Indonesia saat ini telah berhasil memenuhi dua target dari Tujuan Pembangunan Milenium. "Target MDGs yang telah dicapai saat ini adalah memotong setengah proporsi penduduk yang hidup di bawah 1 dollar per hari. Meningkatkan deteksi dan penyembuhan Tubercolosis (TBC) melalui DOTS (Direct Observed Treatment Short-Course Chemotherapy)," ujar Wapres.

Wapres Boediono juga optimis bahwa pada 2015, Indonesia dapat memastikan setiap anak mendapat akses pendidikan, menghapus kesenjangan gender, dan menekan rasi kematian balita.

Rencananya, hasil dari pertemuan ini akan disampaikan kepada High Level Panel on MDGs bulan September 2010 di New York, serta KTT G-20 bulan November 2010 di Seoul. (laporan rusman/deplu)



 

Arsip Berita