Jumat, 25 Mei 2012
Perlu Keseriusan Menjalankan Program PKH
Selasa, 03 Agustus 2010 12:52
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 3/8 (SIGAP) - Rapat koordinasi program penanggulangan kemiskinan yang difasilitasi oleh Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) hari ini, Selasa (3/8) berlangsung di Ruang Rapat ex Bina Graha, Kompleks Istana, Jakarta.

Rapat didahului oleh sambutan Staf Khusus Presiden BSB, Andi Arief.  Dalam sambutannya Andi Arief menginginkan forum ini menjadi sarana untuk memecahkan  masalah penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Andi Arief berharaf forum ini dapat membahas masalah penanggulangan kemiskinan, khususnya koordinasi dan integrasi program antar instansi pemerintah, termasuk memastikan validitas data kemiskinan.

Diskusi yang dimoderatori Suharyadi Suryadi dari LP3ES ini sesi pertama diawali dengan memaparkan tentang realisasi program Program Keluarga Harapan (PKH) yang disampaikan Akifah Elansari, SH, MH, mantan Direktur Jaminan Kesejahteraan Sosial, Kementerian. Dikatakan Akifah, yang kini menjabat Direktur Tindak Kekerasan Pekerja Migran ini mengatakan, perlu adanya keseriusan menjalani program PKH.

Untuk itu dirinya mengusulkan perlu adanya lembaga koordinasi dibawah presiden agar terjalin integrasi  antara pemerintah pusat, daerah dan dinas terkait untuk memecahkan problem kemiskinan.

Selain itu, Akifah mengatakan, PKH membantu pencapaian tujuan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan.
Terkait dengan lembaga koordinasi, DR. Pungki Sumadi, MCP, Direktur Perlindungan dan Kesejahteraan Masyarakat, Bappenas mengatakan koordinasi antar lembaga adalah penting dilakukan saat ini.

Sebelumnya Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bencana & Bantuan Sosial (SKP BSB),  Ir. Hapsari Laksmi Koestiati, MM mengatakan, rapat koordinasi tentang penanggulangan kemiskinan (Rakornakin) ini merupakan agenda rutin Kantor SKP BSB, selain rapat sejenis tentang persoalan bencana gempa bumi. (laporan rusman)



 

Arsip Berita