Jumat, 25 Mei 2012
Bangun Industri Pengolahan Ikan Pemerintah Libatkan Swasta
Minggu, 01 Agustus 2010 03:29
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 1/8 (SIGAP) - Pemerintah mengundang pihak swasta untuk membangun industri pengolahan hasil perikanan dan produk-produk yang diperlukan untuk mendukung pengembangan usaha tersebut di wilayah Maluku.

"Kita bangun industri perikanan ke depan supaya hasil laut bisa memberikan kontribusi besar bagi perekonomian. Kita olah supaya nilai tambahnya tinggi. Kita beri kesempatan kepada swasta untuk terlibat," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad saat membuka pameran produk perikanan di Ambon, Sabtu (31/7).

Fadel mengatakan, pemerintah mengundang swasta untuk mengambil peran dalam pengembangan industri perikanan karena kemampuan pemerintah dalam hal ini sangat terbatas.

Wakil Menteri Perindustrian Alex S. W. Retraubun mengatakan pembukaan peluang kepada swasta untuk membangun industri perikanan harus didukung penyediaan infrastruktur pendukung dan kemudahan layanan birokrasi dari pemerintah daerah.

"Kalau listrik di Ambon mati `seng` (tidak-red) berhenti-berhenti bagaimana industri bisa berkembang," katanya.

Potensi hasil perikanan di wilayah perairan Maluku mencapai 1,64 juta ton per tahun dan ikan merupakan komoditas perdagangan utama di provinsi yang meliputi lebih dari seribu pulau itu.

Meski demikian sampai sekarang belum ada industri pengolahan perikanan yang bisa meningkatkan nilai tambak hasil-hasil perikanan.

Sekadar kilas balik, beberapa bulan  lalu, KKP sudah mendapat lampu hijau dari Komisi IV DPR untuk mendapat tambahan anggaran belanja tahun ini sebesar Rp 90 miliar. Komisi IV DPR telah menyetujui usulan tambahan dana yang diajukan dalam Rancangan APBN Perubahan (APBN-P) 2010 tersebut.

Meski demikian, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad masih mengusahakan untuk mendapatkan tambahan dana lebih besar lagi. Sebab, tadinya, KKP mengusulkan tambahan bujet sebanyak Rp 395 miliar.

KKP akan memakai anggaran tambahan tersebut untuk memperkuat program andalan Kementerian Kelautan dan Perikanan, yaitu Minapolitan. Ini adalah program penciptaan sentra pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan dari hulu hingga hilir, mulai dari sektor pembenihan, pengadaan prasarana, dukungan produksi, sampai dengan pemasaran.

Program Minapolitan diharapkan menjadi llingkungan bisnis yang sehat bagi industri perikanan. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita