Jumat, 25 Mei 2012
PNPM Mampu Membangkitkan Semangat Gotong Royong
Senin, 26 Juli 2010 04:49
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 26/7 (SIGAP) - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri pedesaan ternyata mampu membangkitkan semangat gotong royong pembangunan lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami bersyukur tahun 2010 ini kembali mendapat program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan," kata Camat Cipanas Kabupaten lebak, Sukandi Mangku Alam, Minggu (25/7).

Dirinya mengatakan, pihaknya sangat mendukung PNPM Mandiri karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembangunan infrastruktur fisik dan permodalan.

Selain itu juga menumbuhkan jiwa kebersamaan dengan semangat gotong royong untuk membangun lingkungan.

Saat ini, banyak jalan lingkungan kondisinya sangat baik karena dibangun melalui PNPM Mandiri pedesaan tersebut.

Begitu pula usaha kaum perempuan mereka mampu membantu ekonomi keluarga setelah menerima kucuran dana melalui simpan pinjam perempuan.

Karena itu, pihaknya sebelum menerima dana PNPM Mandiri pedesaan terlebih dulu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat juga pelatihan Ttim Pencatat Usulan (TPU) maupun Tim Pelaksana Kegiatan (TPK )

Sebab tim tersebut memiliki tanggung jawab terhadap usulan untuk mendapatkan pembangunan lingkungan desa.

"Kami tahun 2010 mendapat dana PNPM sebesar Rp3 miliar dan setiap desa bervariasi antara Rp250 sampai Rp300 juta," katanya.

Kepala Desa Harum Sari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Zaenal Abidin mengatakan melalui PNPM Mandiri pedesaan warga bergotong royong melakukan pengerasan jalan desa dimulai dari Kampung Tajur hingga Kampung Cilaketan sepanjang 1 kilometer dengan lebar 2,5 meter.

"Kami ingin memiliki jalan yang memadai dan akhirnya terealisasi melalui PNPM itu," katanya.

Menurutnya, PNPM Mandiri pedesaan tentu sangat membantu ekonomi masyarakat karena dapat mengangkut hasil alam ke luar daerah berjalan lancar setelah adanya perbaikan jalan tersebut.

"Sekarang desa kami bisa dilintasi kendaraan roda empat," katanya.

PNPM Mandiri Pedesaan di Kabupaten Lebak, pada tahun 2010 akan dilaksanakan di 27 kecamatan atau di 329 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak dengan biaya seluruh kegiatan sebesar Rp. 75 milyar 500 juta. Hal itu dikatakan Kepala bidang (Kabid) Pembangunan dan Ketahanan Masyarakat Desa pada Badan Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Masyarakat Desa (BP2KB-MPD) Kabupaten Lebak, H. Choderi, yang juga menjabat PJOK PNPM Mandiri Pedesaan Kabupaten Lebak.

Dijelaskannya, dana 27 milyar lebih tersebut, 80% berasal dari APBN tahun 2010 dan 20% dari APBD Lebak 2010. Nantinya dana tersebut akan disalurkan ke tiap-tiap kecamatan atau Unit Pengelola Keuangan (UPK) setempat dengan besar anggaran memperoleh masing-masing 2 milyar hingga 3 milyar. Rincian penggunaan dana PNPM Mandiri Pedesaan yakni 25% untuk SPP (non fisik, ekonomi) dan 75% untuk fisik (pembagunan).

“Sasaran PNPM-Mandiri Pedesaan adalah keluarga miskin dengan tujuan mempercepatan penanggulangan kemiskinan secara cepat, terpadu dan berkesinambungan,” kata Choderi seperti yang dilansir  MULTATULINEWS. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita