Jumat, 25 Mei 2012
BLH Lampung Timur Imbau Warga Peduli Lingkungan
Senin, 26 Juli 2010 01:32
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 26/7 (SIGAP) - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Lampung Timur mengimbau warga untuk peduli terhadap lingkungan di daerah itu.

"Kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk itu marilah kita peduli terhadap lingkungan dimulai sejak dini," kata Plt Kepala BLH Lampung Timur, Achmad Djamil, di Sukadana Lampung Timur, sekitar 90 kilometer dari Bandarlampung, Minggu (25/7).

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur melalui BLH setempat berupaya melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

"Masyarakat luas diharapkan tetap menjaga dan melestarikan lingkungan, sebab tingkat kerusakan lingkungan di Lampung Timur kini semakin mengkhawatirkan," terangnya.

Achmad  mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan seperti, tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan aktivitas penebangan pohon secara liar, dan menjaga sumber-sumber air dari pencemaran.

"Hal tersebut sangat penting, meski tindakannya sedikit namun imbasnya bisa berbalik ke kita, seperti sekarang ini sering terjadi banjir, tanah longsor, hingga perubahan cuaca yang tidak menentu," jelasnya.

Dirinya menambahkan, pihak BLH Lampung Timur baru-baru ini melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pemasaangan plang yang berisi imbauan, ajakan, dan informasi untuk menjaga kelestarian lingkungan tersebut.

"Di sejumlah tempat strategis telah kami pasang plang mengenai pentingnya menjaga lingkungan agar masyarakat semakin tahu," jelasnya.

Sementara itu, seorang warga di Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur, Mahmudin (46), mengatakan bahwa baru kali ini mengetahui sosialisasi peduli lingkungan, setelah membaca di tanda plang yang berada di desanya.

"Saya memang baru tahu imbauan itu, karena memang baru dipasang di daerah kami, seperti di jalan-jalan strategis dan lokasi yang dinilai tidak tepat untuk membuang sampah sembarangan," ujarnya.

Machmudin sangat mendukung upaya BLH Lampung Timur tersebut dalam upaya menjaga lingkungan, sebab saat ini banyak kejadian musibah akibat semakin banyak yang mengabaikan pentingnya melestarikan lingkungan.

"Musibah banjir yang sering terjadi saat ini, akibat kelalaian manusia juga, seperti membuang sampah sembarangan dan merusak daerah penghijauan sebagai daerah serapan air," jelasnya.

Himbauan BLH Lampung, dalam catatan SIGAP sangat mendukung keanekaragaman hayati Indonesia yang telah dinilai tinggi oleh didunia.

Menurut publikasi dari Kementrian Lingkungan Hidup Indonesa, melalui buku Status Lingkungan Hidup Indonesia, menyebutkan bahwa Indonesia adalah sebuah negara megabiodiversity.

Sebagai negara megabiodiversity, keanekaragaman hayati Indonesia terdiri dari mamalia 515 species (12 % dari jenis mamalia dunia), reptilia 511 jenis (7,3 % dari jenis reptilia dunia), burung 1.531  jenis  (17%  dari  jenis  burung  dunia),  amphibi 270 jenis, binatang tak bertulang belakang 2.827 jenis dan tumbuhan sebanyak ± 38.000 jenis, di antaranya 1.260 jenis yang bernilai medis (Status Lingkungan Hidup Indonesia 2008).

Dari berbagai kajian dan penelitian yang telah dilakukan terkait natural resource memberikan fakta, bahwa alam memiliki suatu sistem yang dinamis dan menjadi sumber utama yang diperlukan manusia dalam kehidupan. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita