Jumat, 25 Mei 2012
Bapedalda Padang: Gelar Akasi Tanam 5000 Pohon
Minggu, 25 Juli 2010 01:08
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 25/7 (SIGAP) – Dalam rangka Hari Jadi Kota Padang ke 341, memasuki Bulan Puasa Ramadhan 1431 Hijriah dan HUT RI ke 65, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang, Sumatera Barat akan mengadakan aksi penanaman 5000 pohon.

Menurut Kepala Bapedalda Kota Padang, Indang Dewata, di Padang, Sabtu, penanaman pohon masal tersebut melibatkan semua strata sekolah di Kota Padang yang meliputi SD/SMP/SMA sederajat, yang diperkirakan berjumlah lebih kurang 600 sekolah.

"Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Bapedalda Kota Padang dengan beberapa SKPD terkait dijajaran Pemerintah Kota Padang," katanya.

Bapedalda, katanya, dalam hal ini bekerja sama dengan Dinas Kebersihan Kota Padang, Dispernakhutbun Kota Padang, Dinas Pendidikan Kota Padang, Dinas Perhubungan Kota Padang, Disperindagtamben. Kota Padang dan BKD Kota Padang.

Indang mengatakan, secara simbolis akan dilaksanakan acara penanaman pohon di SMA Negeri 6 Padang pada tanggal 5 Agustus 2010, dan direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Walikota Padang, Fauzi Bahar.

Rencananya, masing-masing sekolah akan melakukan penanaman pohon sebanyak 100 bibit pohon per sekolah, sehingga diperkirakan total penanaman pada 5 Agustus 2010 mencapai lebih kurang 6.000 bibit pohon pada semua sekolah di Kota Padang.

Menurut Indang, pengadaan bibit disiapkan oleh Dispernakhutbun dan DKP Kota Padang. Sedangkan pembuatan lobang dan pupuk diserahkan kepada sekolah masing-masing, dengan melibatkan semua warga sekolah.

Dirinya menambahkan, disamping acara menanam pohon, ada lagi kegiatan tambahan yang dilakukan, dari tanggal 1 hingga 8 Agustus 2010 dengan gerakan aksi bersih dan pembuatan serta pemeliharan taman.

Kepada SKPD, Bapedalda juga mengimbau untuk melakukan perawatan taman partisipasi di sepanjang Jalan Sutomo dan bagi SKPD yang belum memiliki taman untuk membuat taman di Jalan Muhammad Hatta menuju Jalan ke Universitas Andalas.

"Sedangkan kepada Camat se Kota Padang beserta Lurah, Bapelpedalda meminta agar dapat melakukan aksi bersih di lingkungannya masing-masing," tambahnya.

Berdasarkan catatan SIGAP, ppaya menumbuhkan budaya menanam di masyarakat dilakukan Kementerian Kehutanan melalui berbagai program penanaman. Tercatat sebelumnya program yang telah dilaksanakan antara lain Aksi Penanaman Serentak Indonesia (tahun 2007 dan 2008), Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (tahun 2007), Pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional (tahun 2008), serta Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree - tahun 2009).

Keberhasilan seluruh program tersebut memacu pemerintah untuk meluncurkan program Penanaman 1 Miliar Pohon tahun 2010 dengan motto "Satu Miliar Pohon Indonesia untuk Dunia" atau "One Billion Indonesian Trees for the World".

Penyediaan bibit direncanakan melalui anggaran DIPA BA tahun 2010 sebanyak 36 juta batang, partisipasi para pihak (swasta, BUMN, LSM, Pemda, lembaga donor) 300 juta batang, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa 320 juta batang, Rehabilitasi Hutan dan Lahan Daerah Aliran Sungai 300 juta batang, serta Hutan Rakyat Kemitraan sebanyak 50 juta batang.

Melalui program Penanaman 1 Miliar Pohon Tahun 2010 ini Kementerian Kehutanan juga berupaya untuk sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar hutan. Beberapa skema yang ditempuh Kementerian Kehutanan adalah melalui Hutan Kemasyarakatan, di mana tahun 2010 ini direncanakan seluas 210.749,64 hektare, Hutan Rakyat Kemitraan seluas 203.833 hektare, Hutan Desa seluas 10.310 hekatare, dan pencadangan Hutan Tanaman Rakyat mencapai 480.303 hektare. Total luas seluruh skema tersebut mencapai 905.195,64 hektare.
Apabila setiap Kepala Keluarga (KK) diberikan ijin kelola rata-rata seluas 15 hektare, dan melibatkan 4 orang sebagai tenaga kerja, maka sedikitnya 60.346 KK atau 241.384 tenaga kerja terserap dalam pengelolaan hutan ini. Apabila setiap hektare yang dikelola masyarakat dapat menghasilkan 200 m3 kayu dengan harga Rp. 500.000,00/m3, maka setiap hektare lahan dapat menghasilkan 100 juta rupiah, atau Rp 1,5 miliar setiap KK.

Selain program Penanaman 1 Miliar Pohon tahun 2010, suksesnya program One Man One Tree tahun 2009 juga masih dapat ditingkatkan. Apabila pada tahun 2009, 1 orang menanam 1 pohon selama kurun waktu 1 tahun ditingkatkan menjadi 1 orang menanam 1 pohon setiap bulan selama kurun waktu 1 tahun, maka dalam waktu 1 tahun akan tertanam 2,76 miliar pohon. (laporan rusman/ant)



 

Arsip Berita