Jumat, 25 Mei 2012
Pemerintah Aceh Diminta Turunkan Tim Ke Simeulue
Kamis, 22 Juli 2010 03:00
AddThis Social Bookmark Button

 

Jakarta, 22/7 (SIGAP) - Pemerintah Aceh diminta segera menurunkan tim ahli pertambangan (geolog) untuk mencek informasi terkait adanya semburan lumpur di Gampong (desa) Anao, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue.

 

"Secara resmi melalui surat memang belum ada laporan ke legislatif, tapi saya berharap pemerintah segera merespon temuan itu dengan menurunkan tim ahli ke Simeulue," kata Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda di Banda Aceh, Selasa.

Hal itu disampaikan menyikapi pernyataan Bupati Simeulue untuk mendatangkan ahli geologi guna meneliti indikasi adanya sumber minyak dan gas dari semburan lumpur di wilayah kepulauan tersebut.

Sulaiman menjelaskan pentingnya Pemerintah Aceh menyikapi adanya semburan lumpur melalui pengiriman tim ahli guna memastikan apakah benar mengandung minyak dan gas atau bukan.

"Yang penting, Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Aceh harus menanggapi serius guna menghindari penafsiran yang berbeda dalam masyarakat terkait adanya semburan lumpur tersebut," katanya menjelaskan.

Politisi Partai Golkar itu juga menjelaskan, jika Pemerintah Aceh tidak memiliki tenaga ahli bidang pertambangan, maka diharapkan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk memastikan penyebab semburan lumpur, sekaligus meneliti kandungan alam di perut bumi pulau tersebut.

"Kalau memang semburan lumpur itu mengandung minyak dan gas, maka diperlukan penelitian kadarnya sehingga dapat dipastikan bisa atau tidak untuk di eksploitasi," kata dia menjelaskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Simeulue Darmili mengindikasikan semburan lumpur di daerahnya kemungkinan mengandung sumber minyak dan gas.

Semburan lumpur itu berada di daratan atau sekitar lokasi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik Perusahaan Perkebunan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) di Desa Anao.

Kepala pelaksana pembangunan PKS PDKS Hugeng mengatakan indikasi sumber migas ditemukan pada tanggal 12 Juli 2010 saat sedang melakukan pengukuran kepadatan tanah. Sekitar kedalaman tujuh meter keluar semburan lumpur dan saat dihidupkan korek api di lubang pengeboran menimbulkan nyala api yang terus menerus.

Pasca Tsunami. Simeule diguncang Gempa berkekuatan 7,2 pada Skala Richter (SR) yang pusatnya berdekatan dengan wilayah Simeulue itu, ikut dirasakan sebagai besar masyarakat di Provinsi Aceh.

Simeulue merupakan salah satu dari 23 kabupaten/kota yang wilayahnya berada di kepulauan atau sekitar 100 mil laut dari pesisir pantai barat Provinsi Aceh. (laoran wa prasetya/ant)

 

 

Arsip Berita