Jumat, 25 Mei 2012
Ratusan Rumah Rusak Akibat Puting Beliung
Senin, 19 Juli 2010 05:55
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 19/7 (SIGAP) - Sedikitnya 114 rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung di Kampung Caringin RW 10 dan Permukiman Bumi Baros Kencana (BBK) Blok VI Kelurahan, Kecamatan Baros Kota Sukabumi.

Tujuh di antaranya rusak berat. Selain itu, masih ada puluhan rumah yang rusak bagian atapnya. Akibat peristiwa ini, 4 anak mengalami luka-luka akibat tertimpa puing bangunan.

 

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (18/7) sore hari pada saat hujan deras yang mengguyur Sukabumi dan sekitarnya. Tiba-tiba dari barat terlihat angin berwarna hitam pekat yang disertai desingan yang cukup kencang.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Namun sayang, dalam keadaan panik tersebut, 4 bocah lepas dari perlindungan orang tuanya sehingga tertimpa oleh puing bangunan dan mengalami luka ringan.

Angin puting beliung juga menumbangkan beberapa pohon yang ada di sekitar rumah warga. Di antara pohon yang roboh itu, ada yang menimpa rumah warga meski tidak sampai rusak parah. Ketua Rukun Warga (RW) 10 Kampung Caringin, Sopyan Kosasih (41), mengatakan angin puting beliung tersebut merusak ratusan rumah di daerahnya. "Kebanyakan rumah yang rusak bagian atapnya. Namun, di antara ratusan rumah itu, 7 rumah rusak berat karena terjangan angin tersebut," kata Sopyan.

Sementara itu, 4 bocah yang tertimpa puing bangunan, katanya, telah diberi pengobatan. "Luka yang diderita mereka hanya luka ringan saja pada tangan dan kepala," katanya. Dirinya lantas menyebutkan 4 korban yang terluka itu, yakni kakak dan adik, Fransiskus (10) dan Lidya (5), serta Ima (6) dan Alvin (9). "Mereka sudah dibawa ke puskesmas terdekat," katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Sukabumi tercatat 114 rumah yang mengalami rusak terdiri 72 rumah rusak di Kampung Caringin dengan tujuh di antaranya rusak berat, dan 42 rumah rusak di Perumahan Bumi Baros Kencana.

Ahmad Fahmi, anggota DPRD Sukabumi, mengatakan, selayaknya Pemkot Sukabumi memberikan santunan kepada para korban bencana angin puting beliung. “Angin puting beliung yang tidak dapat diprediksi kemunculannya memang membuat warga harus ekstra waspada. Namun, menjadi keharusan bagi pemerintah Pemkot Sukabumi untuk segera menyalurkan santunan kepada para korban,” katanya kepada SIGAP, Senin (19/7).

Selain, santunan Pemkot juga diharapkan mensosialisasikan tentang seluk-beluk beragam bencana, termasuk puting beliung. “Ini sebagai antisipasi agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana,”imbuh Fahmi, sapaan akrab Ahmad Fahmi. (laporan Sofyan Badrie/ant)

 

Arsip Berita