Kamis, 24 Mei 2012
Gelombang Setinggi 2,4 Meter di Prediksi Terjadi di Laut Banda
Senin, 12 Juli 2010 09:22
AddThis Social Bookmark Button

 

Jakarta, 12/7 (SIGAP) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Maritim Kendari memprediksi akan terjadi gelombang di Laut Banda mencapai 2,4 meter.

Diingatkan, nelayan dan nahkoda kapal yang melintasi Laut Banda untuk waspada.

 

Demikian disampaikan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Addi Setiadi di Kendari, Senin (12/7). Diinformasikan, kecepatan angin di Laut Banda yang bertiup dari arah tenggara ke selatan berkisar 6-21 kilometer/jam.

Addi menambahkan, selain perairan Laut Banda, cuaca juga diramalkan tidak bersahabat di peairan Aru Tual dengan tinggi gelombang diprediksi 1,8 meter dengan kecepatan angin yang bertiup dari arah timur ke selatan antara 5-19 kilometer/jam.

Sementara itu, tinggi gelombang di Selat Makassar, perairan Masilina Doang Doang, Majene Paotere dan Sabalana Selayar diramalkan mencapai 1,4 meter.

Angin di perairan Masilina Doang Doang, Majene Paotere dan Sabalana Selayar yang akan bertiup dari arah tenggara ke selatan dengan kecepatan sekitar 6-20 kilometer/jam.

Addi juga menginformasikan, cuaca di perairan Pantai Balikpapan Tanah Grogot, Tukang Besi (Kabupaten Wakatobi), Laut Maluku bagian selatan dan Laut Seram tidak bisa diremehkan karena tinggi gelombang diperkirakan 1,2 meter.

Angin di perairan Tukang Besi (Kabupaten Wakatobi) dan Laut Maluku bagian selatan akan bertiup dari tenggara ke selatan dengan kecepatan diperkirakan 6-20 kilometer/jam.

BMKG juga memperkirakan kondisi cuaca dengan gelombang setinggi 1,1 meter akan terjadi di Teluk Tolo Kendari dengan kecepatan angin yang akan bertiup dari tenggara ke barat daya antara 5-19 kilometer/jam.

Prakiraan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari ini berlaku selama 2 X 24 jam mulai 12 sampai 13 Juli 2010. (laporan Rusman/ant/bmkg).

 

 

Arsip Berita