Kamis, 24 Mei 2012
Minim Program Jamkesda di daerah Pedesaan
Senin, 28 Juni 2010 10:41
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta 28/6 (SIGAP) – Di daerah masih banyak masyarakat yang belum mengerti bagaimana cara mendapatkan kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Di desa Sekampung, Lampung Timur, Provinsi Lampung misalnya, sebagian masyarakat masih belum mengerti dengan program kesehatan ini.

Sementara itu untuk sebagian besar masyarakat yang pernah mendengar program kesehatan itu, mengaku masih ragu menggunakannya .

Berdasarkan pantauan SIGAP, masih ada masyarakat yang belum tahu cara mendapatkan kartu Jamkesda. Misalnya Agus (38), warga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, dirinya mengaku tidak pernah mendengar adanya program bantuan kesehatan ini.

Selama ini Agus masih tetap membayar bila berobat di puskesmas pembantu di daerahnya. Malahan banyak masyarakat mengeluh atas besarnya biaya pengobatan. Diakuinya, besar biaya pengobatan tergantung dari obat yang diberikan dari puskesmas

Masyarakat di daerah Sekampung, Kabupaten Lampung Timur kebanyakan bekerja sebagai petani, yang jelas untuk menghidupi kebutuhan hanya mengandalkan dari hasil panen. Jadi sangat memerlukan jaminan kesehatan.

“Harus diakui ini karena minimnya sosialisasi tentang Jamkesda di daerah,” jelas Ir. Hapsari Laksmi Koestiati, MM, Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB). Menurut Rieke, begitu dia disapa, sejatinya sosialisasi Jamkesda oleh pemerintah daerah perlu ditingkatkan, sehingga masyarakat menjadi paham dengan program jaminan kesehatan ini. (laporan Husen Al-Panji)

 

 

Arsip Berita