Kamis, 24 Mei 2012
Sejak Awal SKP BSB Sempat Prediksi Jakarta Akan Kembali Terkena Dampak Gempa
Sabtu, 26 Juni 2010 22:18
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 26/6 (SIGAP)- Gempa berkekuatan 6,3 skala Richter yang terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (26/6) walau tidak berpotensi tsunami, rupanya sempat mengagetkan warga Jakarta dan sekitarnya.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, pusat gempa berada di 275 Km tenggara Jakarta, atau 118 Km di barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, terjadi sekitar  pukul 16:50:45 WIB.

Berdasarkan pantauan SIGAP, Sabtu, di Jakarta gempa memang cukup dirasakan di gedung berlantai tinggi. Disalah satu gedung perkantoran di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan misalnya, guncangan terasa walau hanya berlangsung beberapa detik. Namun demikian banyak para pekerja yang berhamburan keluar gedung.

Andi Arief, Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB), dalam  sebuah acara diskusi, Kamis lalu, sempat mengingatkan perlunya kewaspadaan bagi daerah-daerah bila mengalami gempa termasuk juga Jakarta.

Setidaknya, apa yang diutarakannya ini semacam prediksi bahwa wilayah Jakarta dan sekitarnya dapat saja terkena imbas gempa daerah lain. Untuk itu, dirinya mengingatkan perlu kesiapan masyarakat terkait dengan penanganan bencana.

Menurut Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP-BSB), Ir Erick Ridzky, Minggu (27/6), menjelaskan, bila gempa terjadi dipatahan yang ada didarat atau sesar di Jawa Barat aktif barulah perlu diwaspadai. ”Bila itu terjadi Jakarta akan terkena dampak yang luar biasa,” jelasnya,

Dirinya menambahkan, di Jakarta sebenarnya tidak ada patahan aktif, karena memang tidak ada patahan.

Selain terasa  di Jakarta menurut Erick, gempa di Tasikmalaya ini juga terasa di hampir seluruh wilayah Jawa Barat, diantaranya Cirebon, Bandung, Sukabumi, Bogor dan Garut. (Laporan rusman/bmkg)

 

 

 

 

 

Arsip Berita