Kamis, 24 Mei 2012
Trans Sulawesi Rawan Longsor
Selasa, 22 Juni 2010 03:13
AddThis Social Bookmark Button

 

Jakarta, 22/6 (Sigap) -  Ruas jalan trans Sulawesi yang menghubungkan Kota Manado hingga Kabupaten Bolmong Utara, rawan terjadi longsor seiring dengan curah hujan tinggi setiap hari.

 

"Kami setiap hari selalu berhati-hati melewati ruas jalan trans Sulawesi, karena ada beberapa titik longsor yang membahayakan," kata Ronny, salah satu sopir angkutan barang dari Manado ke Provinsi Gorontalo, di Manado.

Bahkan, kata dia, terdapat tiga titik longsor yang harus dihindari atau diantisipasi, seperti di Desa Sangtombolang dan Sang, keduanya di Kecamatan Sangkub, serta Desa Saleo Satu Kecamatan Bolang Itang Timur, semuanya di Kabupaten Bolmong Utara, serta Desa Munte dan Senduk di Kabupaten Minahasa Selatan.

Anggota DPRD Sulut James Sumendap mengatakan rawan longsor tidak hanya berada di trans Sulawesi, melainkan di semua tempat yang berpotensi terjadi bencana alam.

Sementara itu, pengamat geologi dari Universitas Gadjah Mada, Prof Dr Dwikorita Karnawati mengatakan, sebuah lereng pegunungan atau sebuah wilayah yang akan mengalami longsoran sebenarnya memiliki tanda-tanda awal yang seharusnya diwaspadai oleh masyarakat. Tanda-tanda tersebut menurutnya antara lain  adanya retakan tanah memanjang di lereng pegunungan yang bentuknya seperti tapal kuda. "Jika tanda itu terlihat maka artinya lereng tersebut telah mengalami pergerakan," ujar Dwikorita, kepada Sigap, Selasa (22/6).

Tanda lainnya adalah tampak adanya pohon-pohon atau tiang di lereng gunung yang kondisinya miring dan halaman atau dalam rumah yang tiba-tiba ambles. "Ini juga menandakan adanya pergerakan tanah karena tanah di bawah rumah tersebut labil," jelas Dwikorita.

Selain itu, ada rembesan air di bawah lereng. Kalau rembesan air tersebut semakin besar dan semakin keruh maka lereng tersebut berarti sudah siap meluncur. "Jika terjadi hujan maka lereng akan meluncur cepat ke bawah." Satu tanda lainnya, imbuh Dwikorita, adanya bagian lereng yang tiba-tiba membuncit atau menggembung. (laporan Sofyan Badrie/ant)

 

 

Arsip Berita