Kamis, 24 Mei 2012
BPBD Lebak Catat 136 Rumah Rusak Berat Diterjang Gempa
Senin, 13 Juni 2011 14:44
AddThis Social Bookmark Button

Lebak, 13/6 (SIGAP) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat 136 rumah di Kecamatan Cilograng rusak berat akibat diterjang gempa yang terjadi Minggu (12/6) pukul 03. 24 WIB.

"Kami hingga sekarang ini belum menerima laporan korban jiwa, namun puluhan rumah ambruk akibat guncangan gempa itu," kata Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis di Rangkasbitung, Senin (13/6).

Muklis mengatakan, pihaknya saat ini telah menerjunkan tim evakuasi bersama relawan taruna siaga bencana (Tagana) di wilayah yang terkena gempa di Kecamatan Cilograng.

Selama ini, kata Muklis, tim evakuasi mencatat 138 rumah warga yang tinggal di lima desa yakni Desa Cikatomas, Cijengkol, Cikamunding, Pasir Bungur dan Giri Mukti kondisinya rusak berat.

Bahkan, di antaranya 40 rumah ambruk dan rata dengan tanah.

"Warga yang rumahnya ambruk kini ditampung sementara di balai desa, masjid dan sekolah," ujarnya.

Muklis menyebutkan, gempa berkekuatan 4,9 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer, tepatnya di laut 69 kilometer barat daya Sukabumi Jawa Barat.

Guncangan gempa dua kali terjadi sekitar pukul 03.24 WIB dan 09.24 WIB.

Namun, gempa itu tidak menimbulkan korban jiwa karena warga berlarian ke luar rumah setelah dirasakan getaran cukup tinggi.

"Saya kira jika warga tidak keluar rumah dipastikan ada korban jiwa," ujarnya.

Sementara itu, Camat Cilograng Kabupaten Lebak Mamat Permana mengatakan, pihaknya saat ini menampung warga yang rumahnya ambruk untuk tinggal di balai desa, sekolah dan masjid.

"Kami terus memantau perkembangan gempa ini karena khawatir terjadi getaran susulan," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita