Kamis, 24 Mei 2012
Petani Samarang Kesulitan Atasi Serangan Hama Merah
Kamis, 09 Juni 2011 03:44
AddThis Social Bookmark Button

Garut, 9/7 (SIGAP) - Petani Desa Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kesulitan mengatasi serangan hama merah pada tanaman padi sehingga hasil panennya tidak maksimal.

"Daerah Samarang ini sudah bertahun-tahun terserang hama merah. Petani sudah berusaha berbagai cara, tapi tetap saja masih ada yang terserang," kata Eman, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Samarang, Kamis (9/6).

Dari tanaman padi di Desa Samarang seluas seribu hektare lebih yang terserang hama merah berkisar tujuh hektare dan tersebar di beberapa petak areal tanaman padi, katanya.

Meskipun hanya sebagian kecil, menurut Eman, serangan hama merah tersebut berpindah-pindah dari satu areal lahan tanaman padi ke tanaman sama lainnya.

"Memang serangan hama merah tidak serempak semuanya kena, tapi semua para petani di daerah ini hampir mengalaminya. Itu terjadi setiap tahun pada massa tanam," kata Eman.

Berbagai cara agar tidak terserang hama merah, Eman bersama para petani lainnya sudah melakukan cara seperti melakukan pengolahan tanah yang baik sebelum kembali menanam padi.

Hama merah yang biasanya mulai terlihat pada usia tanam satu bulan, kata Eman, ketika ada satu tanaman padi daunnya tampak kemerahan, petani terpaksa melakukan pencabutan bersama akarnya agar tidak menyebar ke tanaman padi lainnya.

"Meskipun sudah dicabut, tapi tetap saja menyerang ke tanaman padi lainnya. Petani disini memang kewalahan mengatasi hama merah ini," katanya.

Dirinya berharap pemerintah daerah melakukan sebuah penelitian tanah areal pertanian di Desa Samarang agar petani mengetahui secara ilmiah kondisi tanah yang sering terserang hama merah.

Meskipun pemerintah telah menerjunkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bidang pertanian, namun menurut Eman belum dapat memberikan solusi terbaik dalam mengatasi serangan hama merah tersebut.

"Ada PPL disini satu orang untuk dua desa, tapi sama tidak bisa mengatasi masalah ini, buktinya serangan hama merah terus terjadi," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita