Kamis, 24 Mei 2012
Gelombang Laut Perairan Enggano Diperkirakan 2 Meter
Rabu, 08 Juni 2011 03:09
AddThis Social Bookmark Button

Bengkulu, 8/6 (SIGAP) - Gelombang laut di Perairan Enggano, Bengkulu 12 jam ke depan tingginya diperkirakan antara 1,2 hingga 2 meter, sama dengan tinggi gelombang di Perairan Bengkulu.

Hembusan angin di Perairan Enggano berpeluang dari arah Barat laut hingga Timur dengan kecepatan antara 07-16 knots, kata analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu Rosyidah, Rabu (8/6).

Sementara, hembusan angin di Perairan Bengkulu berpelung dari arah Timur laut hingga Barat daya dengan kecepatan antara 05-15 knots, sehingga gelombangnya akan terjadi rata-rata di bawah normal.

Gelombang laut di Samudra Hindia Barat Bengkulu tingginya berkisar antara 1,2 hingga 2,5 meter, sedangkan angin di wilayah itu berhembus dari arah Barat laut hingga Timur laut dengan kecepatan antara 07-18 knots.

Dari citra satelit cuaca terlihat daerah liputan awan dan hujan berada di wilayah Sumatera Utara, Perairan Aceh dan Samudera Hindia Barat Mentawai.

Angin di wilayah Bengkulu pada umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Barat Daya dengan kecepatan antara 08 sampai dengan 28 kilomter perjam atau antara 05 - 15 knots.

Perkiraan cuaca di wilayah Bengkulu 12 jam ke depan umumnya terjadi cerah berawan, namun ada tiga wilayah berpeluang turun hujan yaitu di kabupaten Mukomuko, Kabupaten Lebong dan kabupaten Kaur.

Suhu udaranya rata-rata berkisar antara 23-32 derajat celcius, sedangkan suhu udara pada wilayah Kabupaten Lebong berkisar 19-29 derjat celcius dan kelembabannya merta yaitu antara 60-96 persen, katanya.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu Suparwi mengatakan, meskipun di wilayah Bengkulu memasuki musim kemarau , namun tetap ada turun hujan sedang di beberapa daerah termasuk di Kota Bengkulu.

"Kami bersyukur dengan adanya turun hujan tersebut tanam tumbuh petani tetap subur, termasuk kolam ikan masyarakat tidak ada yang kekeringan," katanya.

Dirinya menambahkan, musim kemarau tersebut di wilayah Bengkulu diperkirakan hingga Agustus 2011, setelah itu kembali memasuki musim penghujan hingga desember 2011, katanya.(laporan roesman/ant)




 

Arsip Berita