Kamis, 24 Mei 2012
Kementerian BUMN: Penyaluran KUR Hingga Mei 2011 Capai Rp11,012 Triliun
Selasa, 07 Juni 2011 08:50
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 7/6 (SIGAP) - Kementerian BUMN mencatat total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BUMN dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sampai dengan 31 Mei 2011 mencapai Rp 11,012 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 771.818 nasabah.

"Pencapaian penyaluran KUR mencapai 55,06 persen dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp20 triliun  pada 2011," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (7/6).

Menurut Mustafa, KUR terbesar disalurkan Bank BRI yang mencapai Rp6,901 triliun terdiri atas KUR BRI Ritel Rp1,307 trilun dengan 7.259 debitur, dan KUR BRI Mikro sebesar Rp5,593 triliun dengan 721.470 debitur.

KUR terbesar kedua disusul Bank BNI yang menyalurkan Rp1,009 triliun dengan 8.252 debitur.

Disusul KUR Bank Mandiri sebesar Rp1,001triliun dengan jumlah nasabah 10.496 debitur.

Selanjutnya Bank Syariah Mandiri (BSM) sebesar Rp277,7 miliar dengan 2.807 debitur, Bank BTN Rp182,4 miliar dengan 1.437 debitur, Bank Bukopin Rp95,4 miliar dengan 732 debitur.

Sedangkan sebanyak 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD) menyalurkan Rp1,545 triliun dengan 19.365 debitur.

Kementerian BUMN juga mencatat realisasi total KUR periode bulanan, Januari 2011 Rp 1,868 triliun, Februari Rp 1,926 triliun, Maret Rp2,674 triliun, April Rp2,389 triliun, dan Mei Rp2,154 triliun.

Tercatat pula, tiga propinsi terbesar menyerap KUR hingga Mei 2011 yaitu Jawa Timur Rp1,815 triliun atau 17 persen dari total KUR nasional dengan 134.579 debitur.

Propinsi Jawa Tengah Rp1,498 triliun atau menyerap pangsa 14 persen dengan 175.654 debitur, dan Jawa Barat Rp1,430 triliun 14 persen dengan 113.707 debitur.

Mustafa menambahkan, dengan pencapaian KUR tersebut sehingga penyalurannya dimungkinkan untuk lebih digenjot kembali. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita