Kamis, 24 Mei 2012
BMKG: Gelombang Laut Bengkulu Capai 3 Meter
Sabtu, 04 Juni 2011 05:20
AddThis Social Bookmark Button

Bengkulu, 4/6 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan gelombang laut di Samudra Hindia Barat Bengkulu berkisar antara 2 hingga 3 meter atau lebih tinggi dari sebelumnya 2,5 meter.

Sementara kecepatan angin dii wilayah ini berpeluang berhembus ari arah barat laut hingga tenggara berkisar 05-18 knots, kata analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Soekarno Bengkulu Rosyidah, Sabtu (4/6).

Sedangkan gelombang di perairan Bengkulu antara 1,3 hingga tiga meter dan angin berhembus dari arah timur laut hingga barat daya antara 03-16 knots.

Dari analisa dari pantauan citra satelit cuaca terlihat peluang pertumbuhan awan dan hujan kadang disertai Guntur di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung dan Pesisir Pantai Barat Sumatera.

Angin di wilayah Bengkulu pada umumnya bertiup dari arah Timur hingga Barat dengan kecepatan antara 05 - 28 kilometer perjam atau antara 03 sampai dengan 15 knots.

Mengenai perkiraan cuaca di wilayah Bengkulu 12 jam ke depan pada umumnya berawan, namun berpeluang turun hujan sedang pada sore dan malam hari, suhu udaranya berkisar 23-31 derjat celcius dan kelembabannya antara 62-97 persen, katanya.

Kepala BMKG stasiun Meterologi fatmawat Soekarno Bengkulu Suparwi mengatakan, pada 12 jam ke depan seluruh daerah kabupaten/kota di Bengkulu akan terjadi hujan sedang pada sore dan malam hari.

Biasanya ada beberapa daerah hanya terjadi berawan antara lain Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Utara, sedangkan kabupaten rutin turun hujan terdapat di kabupaten Rejang lebong, Kepahiang dan Kabupaten Lebong.

Untuk Kabupaten Bengkulu Tengah juga selalu turun hujan, namun beberapa titik saja karena daerah itu sebagian berada pada wilayah perbukitan yakni di kaki Bukit Barisan.

Untuk Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur juga tetap ada turun huja, meskipun tidak merata seperti kabupaten Rejang lebong dan kepahiang dan kabupaten Lebong, ujarnya.

Masyarakat Bengkulu, katanya, cukup bersyukur meskipun sejak Mei hingga Agustus 2011 masuk musim kemarau, namun tetap ada turun hujan ringan hingga sedang sehingga tanaman muda warga bisa tumbuh subur sepanjang tahun, katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita