Kamis, 24 Mei 2012
BMKG Prakirakan Gelombang Di Perairan Merak-Bakauheni Berkisar 0,3-0,6 Meter
Jumat, 03 Juni 2011 03:40
AddThis Social Bookmark Button

Bandarlampung, 3/6 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tinggi gelombang di perairan Merak-Bakauheni, Jumat berkisar 0,3-0,6 meter.

Kemudian, cuaca di Selat Sunda bagian utara tersebut berpeluang berawan dan angin dari timur ke tenggara dengan kecepatan 05-10 knot.

Di Selat Sunda bagian selatan tinggi gelombang berkisar 0,7-1,2 meter, cuaca hujan dan angin dari timur ke tenggara dengan kecepatan 05-10 knot.

Gelombang di Selat Bangka bagian utara dan Selat Bangka bagian Selatan berkisar 0,2-0,5 meter, cuaca berawan dan angin bertiup dengan kecepatan 05-10 knot.

Di Selat Gelasa tinggi gelombang berkisar 0,8-1,3 meter, cuaca berawan dan angin bertiup dengan kecepatan 05-10 knot.

Sementara di Selat Bali bagian utara tinggi gelombang berkisar 0,3-0,8 meter, cuaca berpeluang hujan dan angin dari timur ke tenggara dengan kecepatan 05-20 knot.

Di Selat Bali bagian selatan dan Selat Badung tinggi gelombang berkisar 0,3-1,3 meter, cuaca berpeluang hujan dan angin dari timur ke tenggara dengan kecepatan 05-24 knot.

Sedangkan di Selat Lombok bagian utara dan Selat Lombok bagian selatan tinggi gelombang berkisar 0,3-1,5 meter, cuaca berpeluang hujan dan angin dari timur ke tenggara dengan kecepatan 05-20 knot.

Gelombang 2,0-3,0 meter berpeluang di perairan utara Aceh, perairan selatan Jawa hingga NTB, perairan selatan P. Sumba, Laut Sawu bagian selatan, perairan P. Sawu hingga P. Rote, Laut Timor, Laut Jawa bagian tengah dan timur, perairan Sulawesi Selatan, Laut Flores bagian utara, perairan timur Sulawesi Tenggara, perairan Kep. Banggai, Laut Buru, perairan selatan P. Buru - P. Seram, Laut Banda, Perairan Kep. Sermata - P. Leti, Perairan Kep. Babar dan Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai dan Kep. Aru, perairan selatan Papua, perairan Yos Sudarso, Laut Arafuru, dan perairan Merauke.

Gelombang 3,0-4,0 meter berpeluang di Laut Andaman dan Samudera Hindia selatan Jawa. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita