Kamis, 24 Mei 2012
Dinkes: Penyakit Malaria Dan DB Di Kabupaten Gorontalo Capai 5.389 Kasus
Kamis, 02 Juni 2011 00:22
AddThis Social Bookmark Button

Gorontalo, 2/6 (SIGAP) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Nur Albar mengatakan, jumlah penderita penyakit Malaria dan Demam Berdarah (DB) di Kabupaten Gorontalo, mengalami peningkatan yakni mencapai 5.389 kasus.

Lebih lanjut Nur Albar mengatakan, bahwa jumlah penderita kedua penyakit tersebut, sampai saat ini masih tergolong tinggi.

Dirinya menjelaskan, tingginya kasus kejadian Malaria dan Demam Berdarah di daerah itu, segera diantisipasi oleh Dinas Kesehatan dengan melakukan kampanye distribusi kelambu anti nyamuk.

"Pemerintah daerah telah melakukan pencanangan kampanye distribusi dan penggunaan kelambu anti nyamuk," Kata Nur Albar, Rabu (1/6).

Dirinya menjelaskan, saat ini Dinas Kesehatan telah menyiapkan 135 ribu kelambu anti nyamuk, yang siap didistribusikan pada masyarakat, khususnya di wilayah rawan terhadap timbulnya penyakit yang disebabkan nyamuk aedes agepty.

Menurutnya, peningkatan kasus penyakit malaria dan demam berdarah, dipicu akibat perilaku hidup masyarakat yang tidak sehat, ditambah lagi dengan peningkatan pencemaran lingkungan di daerah itu.

Dirinya menjelaskan, kampanye kelambu anti nyamuk tersebut harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, agar terjadi perubahan signifikan terhadap gaya hidup sehat.

"Nyamuk penyebab penyakit malaria dan demam berdarah cenderung terjadi akibat lingkungan yang tidak bersih," Kata Nur Albar.

Kampanye kelambu anti nyamuk yang dilakukan, akan dibarengi dengan penyuluhan penanggulangan berkembangnya nyamuk aedes agepty di seluruh sekolah yang ada di 18 wilayah Kecamatan.

"Untuk mensukseskan kampanye itu, Dinas Kesehatan akan mengerahkan personelnya di seluruh Puskesmas," Kata Nur Albar. (laporan sofyan/ant)

 

Arsip Berita