Kamis, 24 Mei 2012
Menko Kesra Buka Pekan Lingkungan Indonesia 2011 Di Parkir Timur Senayan
Rabu, 01 Juni 2011 06:05
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 1/6 (SIGAP) -  Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono membuka Pekan Lingkungan Indonesia 2011 yang digelar dalam rangka Hari Lingkungan Hidup yang berlangsung sejak Rabu, 1 Juni hingga Minggu 5 Juni di Parkir Timur Senayan Jakarta, Rabu.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Menko Kesra didampingi Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta.

Menko Kesra Agung Laksono dalam sambutannya mengatakan, Indonesia sebagai negara yang mempunyai hutan terbesar ketiga di dunia harus lebih serius memperhatikan kondisi hutan yang dimilikinya.

Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap 5 Juni kali ini tema yang ditetapkan United Nations Environment Programme (UNEP) adalah Forest: Nature At Your Service yang disesuaikan dengan konteks Indonesia menjadi Hutan Penyangga Kehidupan.

"Kerusakan-kerusakan hutan akibat ilegal logging, kebakaran hutan atau pengalihan lahan memperparah kondisi lingkungan hidup dan menambah daftar bencana yang terjadi di tanah air kita," kata Menko Kesra.

Membangun kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan adalah sebuah tantangan. Guna menjawab tantangan itu dikatakan Agung, perlu dibuat program-program cinta lingkungan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Saat berbagai program sudah dilakukan pemerintah di antaranya penanaman pohon yang sudah mencapai 1,3 miliar pohon, program One Man One Tree dan program perempuan menanam.

"Mari mengubah pola pikir kita untuk berusaha menanam pada setiap kesempatan meskipun hanya sebutir biji pohon dan harus berpikir seribu kali untuk menebang pohon. Dengan menanam pohon kita dapat mewariskan kepada anak cucu kita berupa lingkungan hidup yang lebih baik," tambahnya.

Agung berharap Pekan Lingkungan Hidup ini dapat dijadikan ajang berkumpul masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sehingga semakin banyak masyarakat yang peduli lingkungan.

Pekan Lingkungan Hidup 2011 menggunakan konsep terbuka diikuti 180 peserta dilengkapi pameran CST Indonesia 2011 bagi pengrajin produk daur ulang atau produk ramah lingkungan.

Pada pembukaan juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Lingkungan Hidup dengan Pengurus Besar Nahdatul Ulama dan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan peran komunitas keagamaan dalam pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita