Kamis, 24 Mei 2012
60 dari 3.055 Hektare Hutan Di Petungkriono Memprihatinkan
Rabu, 01 Juni 2011 05:55
AddThis Social Bookmark Button

Pekalongan, 1/6 (SIGAP) - Sedikitnya 60 dari 3.052 hektare hutan di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dalam kondisi memprihatinkan karena masyarakat kurang peduli terhadap pemanfaatan hutan.

Ketua komunitas peduli hutan Kabupaten Pekalongan, Thomas Hariadi di Pekalongan, Rabu mengatakan 60 hektare lahan kritis tersebut berada pada posisi tanah yang curam sehingga rawan menimbulkan bencana longsor.

"Jika kondisi lahan kritis itu terus dibiarkan, bisa menimbulkan kerawanan bencana tanah longsor. Karena itu, kondisi lahan kritis itu perlu segera mendapat penanganan," katanya.

Thomas mengajak warga di kawasan hutan ikut peduli dengan kondisi lahan di sekitar hutan tersebut dengan tidak melakukan penebangan pohon liar dan reboisasi.

Selama 2008 hingga 2011, komunitas peduli hutan telah menangani sekitar 475 hektare lahan kritis dan melakukan vegetasi tanaman peningkatan usaha ekonomi rakyat serta penangkaran satwa langka.

"Upaya yang kami lakukan ini sebagai wujud untuk memberikan contoh pada warga di kawasan hutan agar ikut peduli dalam pemanfaatan hutan," katanya.

Thomas mengatakan kerusakan kondisi hutan di Petungkriono dinilai masih belum terlalu kritis jika dibanding dengan empat daerah lain yang berada dalam kawasan Dataran Tinggi Dieng, seperti Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, Kendal, dan Batang.

"Kendati lahan krisis di Kecamatan Petungriono masih relatif cukup baik namun kami mengajak masyarakat ikut peduli menjaga kondisi hutan dari penebangan liar maupun tindakan lainnya," katanya. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita