Kamis, 24 Mei 2012
BPS Banjar: Berdasarkan Sensus 2010 Kenaikan Penduduk 94.901 Jiwa
Rabu, 01 Juni 2011 05:44
AddThis Social Bookmark Button

Martapura, 1/6 (SIGAP) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan mencatat kenaikkan jumlah penduduk kabupaten itu sesuai pendataan sensus penduduk 2010 sebanyak 94.901 jiwa.

"Kenaikkan jumlah penduduk dari hasil sensus penduduk 2010 dibanding sensus penduduk 2000 sebanyak 94.901 jiwa atau 23,04 persen," ujar Kepala BPS Banjar Edy Rahmadi di Martapura, Rabu (1/6).

Dirinya mengatakan, hasil sensus penduduk yang dilaksanakan periode Mei 2010 terdata jumlah penduduk sebanyak 506.839 jiwa yang terdiri dari 257.320 jiwa jenis kelamin laki-laki dan 249.519 jiwa perempuan.

Hasil sensus penduduk 2000 tercatat jumlah penduduk sebanyak 411.938 jiwa atau meningkat 44,95 persen dibanding sensus penduduk 1990 yang mencatat jumlah penduduk 349.653 jiwa.

Selama periode 2000-2010, laju pertumbuhan penduduk kabupaten yang kaya sumber daya alam itu mencapai 2,11 persen pertahun atau sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan penduduk Kalsel yang hanya 2,01 persen.

Tingkat pertumbuhan penduduk periode sepuluh tahun itu juga relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode sepuluh tahun sebelumnya atau 1990-2000 yang hanya mencapai 1,71 persen.

Menurut Edy, laju pertumbuhan penduduk itu masuk kategori sedang dan salah satu penyebabnya adalah letak sejumlah wilayah kecamatan yang menjadi penyangga ibukota provinsi Kalsel, Banjarmasin.

Disebutkan, wilayah penyangga yang cukup mendongkrak laju pertumbuhan penduduk itu adalah Kecamatan Kertak Hanyar, Gambut, Sungai Tabuk termasuk Martapura Kota yang merupakan ibukota Kabupaten Banjar.

Selain keberadaan wilayah penyangga, laju pertumbuhan penduduk juga dipicu daya tarik sumber daya alam berupa pertambangan batu bara seperti di Kecamatan Simpang Empat, Mataraman, Pengaron dan Sambung Makmur.

"Faktor utama pendorong meningkatnya laju pertumbuhan penduduk adalah banyaknya penduduk luar daerah yang masuk atau migrasi masuk disamping faktor kelahiran walau pun jumlahnya tidak terlalu besar," ungkapnya.

Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk terendah terjadi di Kecamatan Beruntung Baru yang hanya 0,11 persen dan laju pertumbuhan tertinggi adalah Kecamatan Kertak Hanyar yang mencapai 4,04 persen. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita