Kamis, 24 Mei 2012
BKP: 140 Desa Di Kalsel Jadi Sasaran Percepaan Penganekaragaman Pangan
Selasa, 31 Mei 2011 01:56
AddThis Social Bookmark Button

Tanjung, 31/5 (SIGAP) - Sebanyak 140 desa yang tersebar di sembilan kabupaten di Kalimantan Selatan, menjadi sasaran program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Hardy L Mantir, di Tanjung, Senin (30/5) mengatakan, kegiatan P2KP termasuk pula pemberdayaan kelompok wanita dalam budaya makan sehat dan berkualitas.

"Program ini bertujuan memfasilitasi dan mendorong terwujudnya pola konsumsi pangan yang beragam serta bergizi seimbang," katanya.

Keberhasilan program ini diukur melalui pola pangan harapan (PPH) dengan target sebesar 95 pada 2015 dan penurunan konsumsi beras 1,5 persen per tahunnya.

Selain kegiatan pemberdayaan kelompok wanita dalam budaya makan sehat dan berkualitas; program P2KP juga berupa partisipasi dunia usaha untuk alokasi CSR bagi promosi makan pangan tertentu.

Termasuk kegiatan pengembangan bisnis pangan lokal berbasis tepung-tepungan non beras dan terigu kepada UMKM.

Data di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, kabupaten yang melaksanakan program ini di antaranya Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tapin, Banjar, Tanah Laut dan Batola.

"Desa yang menjadi sasaran program P2KP mayoritas melaksanakan usaha jenis makanan yang berasal dari tepung-tepungan," katanya.

Berdasarkan sasaran pola pangan harapan (PPH) Kalsel, targetnya 2011 untuk ketersediaan energi sebesar 5.253 kkal/kpt/hari, protein nabati sebesar 103,82 gram/kpt/hari, protein hewani 23,69 gram/kot/hari dan PPH tingkat ketersediaan 92,7.(laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita