Kamis, 24 Mei 2012
Pembangunan Jalan Lingkar Barat Masih Menunggu Izin Menhut
Senin, 30 Mei 2011 04:54
AddThis Social Bookmark Button

Bengkulu, 30/5 (SIGAP) - Rencana pembangunan jalan lingkar lintas Barat Sumatera yang membelah kawasan Cagar Alam (CA) Danau Dusun Besar (DDB) register 61 Kota Bengkulu masih menunggu izin dari Menteri Kehutanan.

"Sampai saat ini belum ada rekomendasi dari Menteri Kehutanan padahal tim terpadu sudah melakukan kajian," kata Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu M Nasyah di Bengkulu, Senin (30/5).

Dirinya mengatakan, jalan yang dirintis pada 1992 itu akan ditingkatkan setelah mendapat izin dari Kementerian Kehutanan.

Semua pihak termasuk BKSDA sebagai pengelola kawasan sudah menyetujui pembangunan jalan itu asalkan ada persetujuan dari Menteri Kehutanan.

Nasyah mengatakan, jalan yang membelah CA DDB sepanjang 2,4 kilometer tersebut menjadi solusi mengatasi kebutuhan jalur angkutan berat yang selama ini melintasi jalan dalam wilayah Kota Bengkulu.

Seluruh angkutan berat antara lain batu bara, minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan juga tandan buah sawit, mengakibatkan badan jalan rusak dan berisiko tinggi terhadap masyarakat umum pengguna jalan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu, Risman Sipayung mengatakan penggunaan kawasan tersebut tinggal menunggu keputusan Kementerian Kehutanan.

"Kami sudah menggelar pemaparan hasil kajian tim terpadu juga sudah disampaikan, tinggal menunggu persetujuan Menteri," katanya.

Lebih lanjut Nasyah mengatakan, pembangunan jalan tersebut harus dipastikan tidak mengganggu ekosistem cagar alam tersebut yang merupakan habitat endemik bunga anggrek pensil (Vanda hookerina).

Selain itu, BKSDA Bengkulu sebagai pengelola kawasan meminta jaminan tidak ada lagi perambahan baru di daerah tangkapan air di kawasan seluas 500 hektare tersebut.

Kepala Dinas PU Kota Bengkulu, Eferedy mengatakan rancangan badan jalan akan dibuat sedemikian rupa sehingga keberadaannya tidak membuat debit air danau berkurang.

"Kami akan rancang sedemikian rupa sehingga sumber-sumber mata air bisa tetap mengalir ke danau. Kami akan memperbanyak gorong-gorong dan membangun beberapa jembatan,"katanya.

Menurutnya, pengoperasian jalan ini sangat penting bagi Kota Bengkulu untuk menghubungkan jalur menuju Terminal Betungan yang direncanakan dijadikan Terminal Agrobisnis.

Semua angkutan barang yang melintasi jalan lintas barat Sumatera akan melewati jalur ini dan akan dipasang tanda tidak diperbolehkan berhenti di lintasan tersebut.(laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita